Mungkinkah Harimau Jawa ada di Desa Cipeundeuy Surade Sukabumi?

FOTO: ILustrasi Harimau, salah satu hewan yang nyaris punah. (iStockphoto/Ondrej Prosicky)

LINGKARPENA.ID | Harimau Jawa merupakan endemik Pulau Jawa dan tersebar luas di hutan dataran rendah, semak belukar dan perkebunan. Sayangnya sejak hewan ini diburu karena dianggap hewan pengganggu, dan habitatnya diubah menjadi lahan pertanian juga infastruktur, keberadaan Harimau Jawa habitatanya semakin hilang dan dianggap punah.

Pernyataan bahwa Harimau Jawa sudah punah diperkuat data International Union for Conservation
Of Nature ( IUNC ) yang mengkategorikan harimau Jawa (Panthera Tigris Aondaica) dinyatakan punah.

Penampakan terakhir Harimau Jawa terkonfirmasi di Meru Betiri Taman Nasional, Jawa Timur pada 1976. Sementara saat ini, hanya Harimau Sumatera P. (tigris sumatrae) yang masih tersisa di Indonesia.

Setelah 43 tahun dinyatakan punah, keberadaan harimau Jawa diduga masih ada. Ini diindikasikan dengan ditemukannya sehelai rambut harimau Jawa di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Milad Ke II Komunitas B3DIL Sekaligus Lantik Dua DPC Kota dan Kabupaten Sukabumi

Benarkan Harimau Jawa masih ada dan hidup di hutan Sukabumi Selatan, atau Pajampangan? Ini memang perlu pembuktian akurat. Ramainya kabar Harimau Jawa masih ada itu gegara seorang bernama Ripki Yanuar Fajar, mengaku berpapasan dengan hewan mirip harimau Jawa yang dianggap telah punah itu.

Di ceritakan, pada 19 Agustus 2019 lalu, pemuda bernama Ripki mengaku berpapasan dengan hewan yang diduga Harimau Jawa. Berita itu menyebar dan ahirnya mengundang banyak kalangan untuk melakukan pembuktian.

Kekinian, setelah berbagai perlakuan penelitian dijalani, termasuk mengacu pada analisa DNA komprehensif, helai rambut diduga milik Harimau Jawa yang ditemukan di Desa Cipeundeuy disimpulkan benar adanya.

Baca juga:  Warga Harapkan Jalan Masuk Terminal Surade Diperbaiki

Selain helai rambut yang menjadi bukti, terdapat bekas cakaran dilokasi tersebut menguatkan dugaan bahwa Harimau Jawab masih ada. Benarkah? Jelas perlu observasi lanjutan.

Untuk membuktikan benar tidaknya Harimau Jawa masih ada, helai rambut yang ditemukan di hutan yang ada Desa Cipeundeuy, yang diduga rambut Harimau Jawa, dibandingkan dengan beberapa pembanding. Antara lain rambut Harimau Sumatera dan Harimau benggala. Hasilnya, 97,06 memiliki kemiripan dengan Harimau Sumatera dan 96,87 dengan Harimau Benggala.

Penelitian ini memacu spekulasi bahwa harimau jawa masih berkeliaran. “Kami siap dan akan berupaya untuk menindaklanjutinya,” kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Setyawan Pudyatmoko.

Baca juga:  Jelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijrah, Kiriman Uang TKI Via Kantor Pos Sukabumi Naik 2 Miliar

Karena cerita seorang warga yang mengaku berpapasan dengan hewan di duga Harimau Jawa, belakangan Desa Cipeundeuy Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menjadi tujuan para peneliti untuk melakukan observasinya.

Mungkinkah Harimau Jawa masih ada dan berkeliaran di hutan Cipeundeuy dan sekitarnya ? Jawabnya perlu observasi lanjutan. Tapi dengan kondisi Desa Cipeundeuy sekarang sangat tidak yakin jika hewan tersebut masih ada disana.

Entah kalau di era 80 an, itu sangat dimungkinkan keberadaanya. Sekali lagi jawaban akuratnya, perlu observasi lanjutan.

Pos terkait