Operasi Pekat, Satpol PP Kota Sukabumi Obok-obok Warung Jamu Penjual Miras dan Kos-kosan

Kasatpol PP Kota Sukabumi Ayi Jamiat bersama anggota saat melakukan operasi di lapangan.|istimewa

LINGKARPENA.ID | Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, melakukan kegiatan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Diketahui kegiatan pekat tersebut dilaksanakan pada Selasa malam (20/06/2023), dengan sasaran kegiatan operasi diantaranya melakukan razia kos-kosan, Tempat Hiburan Malam (THM), dan warung jamu yang menjual minuman keras (Miras).

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Ayi Jamiat, mengatakan hasil dari operasi pekat razia kos-kosan ini dilakukan di dua titik wilayah Kecamatan, yakni Warudoyong dan Citamiang. Alhasil, petugas berhasil menemukan beberapa pasangan yang bukan suami istri.

Baca juga:  Disnaker Kota Sukabumi Minta Forum Komunikasi HRD Bersinergi

“Iya kang, jadi malam tadi itu kita melaksanakan penegakan Perda tentang kos-kosan nomor 8 tahun 2017. Hasilnya petugas menemukan ada laki-laki dan perempuan yang berada di dalam kamar kosan tersebut, tetapi mereka belum menjadi suami istri,” kata Ayi kepada Lingkarpena.id Rabu, (21/06/2022).

Lanjut dia, setelah melakukan razia kos-kosan, petugas juga melakukan monitoring dan mengedukasi kepada pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) yang berada di setiap wilayah Kecamatan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 42 tahun 2021.

Baca juga:  Demokrat Kota Sukabumi Lantik 7 Ketua PAC DPC

“Untuk operasi razia THM, tadi kita hanya monitoring dan mengedukasikan saja soal jam operasionalnya kepada pengelola THM sesuai dengan Perwal nomor 42 tahun 2021,” ungkapnya.

Untuk sasaran akhir kegiatan operasi pekat ini, lanjut dia, pihaknya juga berhasil mengamankan 11 miras berbagai merk yang dijual di salah satu warung jamu di wilayah Jalan Otista Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

Baca juga:  Viral! Sapi Ngamuk Sebelum Disembelih di Perumahan Situendah Sukabumi

“Sesuai dengan Perda nomor 13 tahun 2015 tentang miras. Malam ini kita juga berhasil mengamankan 11 botol miras berbagai merek,Jadi dengan adanya orang yang mengawasi itu, guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

Tak hanya itu sambung Ayi, petugas Satpol PP mengimbau kepada para pedagang jamu agar jangan menjual miras, apalagi menjual kepada anak dibawah umur. Pasalnya, hal itu menjadi salah satu penyebab merusak generasi penerus bangsa, dan juga menjadi penyebab dari segala permasalahan,” pungkasnya.

Pos terkait