LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah tinggal milik warga Kampung Cirangkong RT 07/03 Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, setelah diguyur hujan deras dua hari kemarin ambruk.
Sang pemilik rumah Billy (50) menjelaskan, sebelumnya rumah tersebut terdampak guncangan gempa bumi yang terjadi beberapa bulan lalu. Rumah mengalami kerusakan cukup parah, namun luput dari perhatian pemerintah desa setempat.
Ditambah lagi pekan kemarin cuaca ekstrem dua hari dua malam diguyur hujan deras sehingga kondisi rumah tambah parah sehingga mengalami ambruk.
“Dulu sudah diajukan dan dilaporkan ke pihak pemerintah desa, tapi tidak ada realisasinya pak. Ya, hingga saat ini. Sekarang malah tambah parah, rumah ambruk,” jelas Billy kepada Lingkar Pena Kamis (19/12/24).
Billy sangat menyayangkan sikap dari pemerintah desa Cikaret yang tidak sama sekali merespon kondisi masyarakat. Ia berharap pemerintah desa dapat mengajukan kondisi rumah tersebut kepada pemerintah kabupaten atau dinas terkait.
“Iya, saya tadinya berharap pihak pemerintah desa mau merespon keluhan masyarakat. Kalau saya mampu ada duit mungkin sudah di perbaiki sejak lalu,” ujarnya.
Dijelaskan Billy awal kejadian rumah tersebut retak-retak pas kejadian bencana gempa di Kabupaten Cianjur. Memang sudah cukup lama, pada waktu itu ia pun sudah melaporkan kondisi rumah miliknya terdampak guncangan gempa saat itu.
“Pada saat itu juga sudah di laporkan pak, cuma hare-hare (tidak ada respon). Ditambah hujan deras pekan kemarin, jadi karena guyuran hujan dan angin akhirnya rumah ambruk. Beruntung saat itu rumah sudah di kosongkan karena khawatir ambruk. Eh, bener saja ambruk,” tandasnya.
Sementara, saat mencoba menghubungi pihak pemerintah desa Cikaret, hingga berita ini ditayangkan pihak lingkarpena belum bisa terhubung dan mendapatkan jawaban.






