Banjir Cikaso Hanyutkan Perahu SMPN 4 Cibitung Sumbangan MKKS

FOTO: Beginilah kondisi banjir Sungai Cikaso Cibitung yang menghanyutkan Perahu SMPN 4 Cibitung bantuan dari MKKS SMP.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Perahu milik SMP Negeri 4 Cibitung, Kabupaten Sukabumi, hanyut terbawa derasnya aliran air Sungai Cikaso saat banjir menerjang kawasan itu pada,Rabu (4/12/24 ) pekan lalu. Hingga kini perahu bantuan tersebut tak diketahui rimbanya.

Informasi hilangnya perahu sumbangan dari Musyawarak Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tersebut dibenarkan Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra.

“Ya ada perahu yang hilang terbawa arus,” singkat Iptu Ade Hendra.

Hal yang sama diutarakan Camat Cibitung, Kurnia. Katanya, perahu sumbangan MKKS itu hanyut terbawa arus saat banjir menerjang wilayah Kecamatan Cibitung, akibat luapan Sungai Cikaso.

“Kejadiannya saat banjir hari pertama, 4 Desember 2024. Kemarin juga ada agenda serah terima bantuan perahu dari Relawan, termasuk ambulan air. Tapi ditunda karena ada bencana,” terang Kurnia.

Baca juga:  Polsek Baros Sukabumi Awasi Mediasi Kader Posyandu dengan Keluarga Korban Tertimpa Timbangan

Budi, salah seorang tenaga pengajar SMP Negeri 4 Cibitung mengungkapkan, perahu yang hanyut itu milik dewan guru SMPN 4 Cibitung, sumbangan dari MKKS Kabupaten Sukabumi, yang ditetimanya pada Oktober 2024.

Inilah Perahu yang hilang milik dewan guru SMPN 4 Cibitung bantuan MKKS SMP Kabupaten Sukabumi.| Ist

“Perahu yang hanyut itu sumbangan dari MKKS Kabupaten Sukabumi. Belum genap tiga bulan sudah hilang, hanyut bersama 30 rumah dan satu masjid,” ujarnya.

Kronologisnya, kata Budi, pada Selasa, 3 Desember 2024, saat Budi pulang mengajar bersama guru lainnya, perahu yang biasa digunakan sebagai alat transportasi menuju lokasi SMPN 4 Cibitung, diikatkan di tiang dermaga terapung yang ada di Sungai Cikaso.

Baca juga:  Willie Salim Sumbang Perahu untuk Pelajar SMPN 4 dan SD Ciloma Cibitung Sukabumi

“Namun pada sekira pukul 17.00 WIB kejadian terduga secara tiba tiba air Sungai Cikaso meluap. Semakin malam air semakin besar. Pad pukul 00.00 WIB air sudah naik ke parkiran curug Cikaso. Satu jam kemudian di sekitar aliran Sungai sudah tidak ada lagi warga, merek pergi menyelamatkan diri masing masing,” jelas Budi.

Lanjut kenang Budi, saat itu ia sempat melihat perahu tersebut muncul dan tenggelam karena tambang pengikat perahu berukuran pendek. Beberapa menit kemudian perahu itu pun sirna.

Baca juga:  Danramil 0622-14 Surade Kunjungi SDN Ciloma, Beri Motivasi dan Salurkan Bantuan

“Sekitar jam 06.00 WIB ada seorang siswa SMPN 4 Cibitung yang melaporkan bahwa dirinya melihat perahu tersebut hanyut terbawa air bersama dermaga terapung, tempat mengikat perahu saat bersandar,” tandasnya.

Kini Budi dan guru lainnya yang mengabdikan diri sebagai tenaga pengajar di SMPN 4 Cibitung berharap ada bantuan pengadaan perahu sebagai alat transportasi menuju tempatnya bekerja.

Sekedar informasi, SMPN 4 Cibitung merupakan sekolah lanjutan pertama yang berlokasi di Kampung Ciloma, Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Untuk sampai ke lokasi tersebut hanya dapat ditempuh dengan menggunakan sarana transportasi air.

Pos terkait