Pedagang Bubur Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Dekat Hunian Primavera Kertaraharja Sukabumi

FOTO: Petugas saat evakuasi mayat yang ditemukan di semak belukar di Desa Kertaraharja Kecamatan Cikembar Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Sesosok mayat laki laki ditemukan warga di sekitar kompleks Perumahan Primavera, Kampung Padasuka, RT 02/RW 06, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (6/8/2025). Penemuan itu sontak membuat heboh warga sekitar dan berdatangan mengerumuni TKP.

 

Sudarmat, P2BK Cikembar, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, korban diketahui bernama W (65) merupakan warga setempat yang dikenal warga sebagai pejual bubur ayam keliling.

Baca juga:  Hari Tani Nasional, SPI Bareng GMNI Geruduk Kantor BPN Kabupaten Sukabumi

 

“Pada selasa kemarin sekitar pukul 13.00 WIB korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke sawah. Namun menjelang malam hari korban tak kembali ke rumah,” ujar Sudarmat.

 

Di khawatirkan terjadi sesuatu ahirnya malam itu pihak keluarga mencari keberadaan korban, namun tak membuahkan hasil. Pencarian kembali dilakukan pada esok harinya, Rabu (6/8).

Baca juga:  Puluhan Rumah di Kecamatan Cikidang Sukabumi Kebanjiran

 

“Korban berhasil dktemukan warga sekitar pukul 10.30 WIB, di kebun sekitar komplekd perumahan Primavera,, kondisinya sudah meninggal dunia,” terang Sudarmat.

 

Warga kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke kepala dusun. Kemudian laporan diteruskan ke kepala desa dan pihak kepolisian. Selang beberapa waktu pihak kepolisian dan forkopimcam Cikembar mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga:  Fuso Terguling Timpa Xenia di Jalan Raya Jampang Tengah, Satu Orang Terluka

 

“Hasil pemeriksaan dokter dari Puskesmas Cikembar pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda mencurigakan. Dan menurut pihak keluarga semasa hidupnya korban punya riwayat penyakit vertigo,” tambah Sudarmat.

 

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir. Jenazah akan dimakamkan di TPU setempat.

Pos terkait