LINGKARPENA.ID | Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) berkolaborasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig (Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung) mencanangkan penanaman 20 ribu pohon. Kegiatan peduli lingkungan itu dikemas dalam program ” Berselingkuh ” (Bersama Selamatkan Lingkungan Hidup).
Disampaikan Ketua Umum Jampang Tandang Makalangan (JTM), Hendra Permana, S. Sos., M. M, bahwa Kegiatan penanaman 20 ribu pohon tersebut akan dilaksanakan di delapan desa se Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada 5 Juni 2025 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup.
“Hari ini kita mencanangkan program Berselingkuh, bersama selamatkan lingkungan hidup. Kita mencanangkan penanaman 20 ribu pohon di delapan desa se-Kecamatan Tegalbuleud. Dan hari ini kami serahkan secara simbolis pohon yang akan ditanam kepada delapan DPAC JTM yang ada di Kecamatan Tegalbuleud,” ujar Hendra, Senin (5/5).
Penyerahan bibit tanaman kepada delapan DPAC Jampang Tandang Makalangan (JTM) tersebut dilaksanakan di Acara Pelantikan DPAC, di Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, pada Minggu 4 Mei 2025.
“Kami berharap apa yang dicanangkan hari ini dapat di tindaklanjuti. Kepada seluruh stakeholder diharapkan dukungannya. Program berselingkuh ini untuk tahap pertama kita laksanakan di dua kecamatan dulu, mudah mudahan kedepannya kita bisa melaksanakannya di kecamatan yang lain,” tambah Hendra.
Sementara Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, yang dihubungi lingkar pena. Id mengungkapkan, kolaborasi LSM Dampal Jurig dengan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) dalat dijadikan motivasi untuk masyarakat supaya gemar menanam dan memelihara pohon.
“Semoga melalui kegiatan ini akan menumbuhkan kembangkan rasa kepedulian kita terhadap alam dan lingkungan hidup demi bumi Pajampangan yang hijau lestari untuk diwariskan kepada anak cucu kita kelak,” tutupnya.






