Pekerja Bangunan Tewas di Cikundul Kota Sukabumi Diduga Terjatuh, Warga: Jadi Tumbal?

FOTO: Korban saat dievakuasi oleh para pekerja dan pihak perusahaan ke dalam mobil.| dok: tangkapan layar

LINGKARPENA.ID | Seorang pekerja bangunan dinyatakan meninggal dunia setelah terjatuh pada tempat korban bekerja di Cikundul Girang, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi, pada Jumat, 4 Oktober 2024 sore.

Peristiwa kecelakaan yang menewaskan salah satu pekerja bangunan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 15:00 WIB menjelang Asar. Hal itu sontak menjadi Viral di media sosial Facebook dan perpesanan Whatsapp.

Berdasarkan hasil penelusuran informasi oleh awak media, pekerja bangunan yang meninggal dunia diduga akibat terjatuh. Korban yang meninggal dunia itu diketahui bernama Maman (45) warga asal Kararangge, Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi.

“Iya, namanya Maman warga Kararangge Kecamatan Gunungguruh,” kata Ujang (53) warga RW 10 Kelurahan Cikundul, yang merupakan temen kerja Almarhum di bangunan itu saat ditemui Lingkar Pena pada Jumat (4/10) malam.

Dijelaskan Ujang, Maman (alm) bekerja kurang lebih baru Dua Mingguan di Bangunan tersebut. Korban bekerja sebagai Laden (kenek) persis seperti Ujang. Mereka saat bekerja dilokasi blok berbeda ada 2 Laden dan 2 Tukang (tenaga ahli banguanan).

Baca juga:  Empat Hari Hilang, Perempuan Asal Sukabumi Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Saat ditanya soal krolonogi kejadian, Ujang menjelaskan, saat itu selepas hujan deras ia bersama Maman (alm) dan kedua Tukang lainnya kembali beraktivitas. Kata Ujang posisi korban berada di bawah menerima adukan dari dia yang posisinya di atas, karena kondisi lokasi tempat yang dikerjakan itu tidak bisa dilakukan oleh Laden sendiri.

“Posisinya korban itu lagi duduk, dia tugasnya memberikan adukan kepada Dua Tukang, sementara posisi saya bagian Ngaduk (Adukan). Iya, lagi masang keramik tangga-tangga yang mengelilingi pohon Caringin (Beringin).  Memeng kondisi kemiringannya lokasi itu ampir 90 persen. Dari tempat duduk korban ke bawah itu ada sekitar 2 meter lebih lah, tidak begitu tinggi,” kata Ujang.

“Lokasi yang kami kerjakan itu ada dua Tukang yaitu; Muhtar dan Nana. Nah, untuk Laden (kenek) Saya dan Maman (alm). Saya juga ikut angkat Maman tadi ke Mobil perusahaan, cuma saya bilang dalam hati keberadaan Kaki Maman (alm) ini sudah dingin seperti sudah meninggal dunia. Kemudian korban sama pihak perusahaan langsung dibawa katanya sih mau di bawa ke Rumah Sakit Al-Mulk Lembursitu,” tambah Ujang.

Baca juga:  Pemuda Pembunuh Ibu Kandung di Sukabumi Tahun Lalu Dikabarkan Meninggal Dunia

Keberadaan proyek pembangunan yang berlokasi di RT 01/RW 07 dan sebagian masuk RW 10 dan 06 Kelurahan Cikundul ini masih menjadi pertanyaan warga. Sebagian warga menyebut diperuntukan Watter Boom ada juga yang menjelaskan untuk Gedung Pertemuan (Serba Guna). Untuk nama perusahaan yang melaksanakan pembanunan pun masih belum diketahui secara jelas karena di lokasi tidak ada nama papan proyek perusahaan.

Korban Jadi Tumbal

Sejumlah warga masyarakat mengklaim bahwa korban yang meninggal dunia di proyek pembangunan yang belum diketahui secara jelas pelaksananya ini di issukan menjadi tumbal daripada pembangunan tersebut secara mistis.

Sementara Bah Eceh (70) warga RT 01/07 Cikundul Girang yang dilokasi bangunan tersebut sebagai petugas jaga/keamanan saat ditemui awal media menjelaskan dan membenarkan ada pekerja bangunan yang diduga terjatuh dan kondisinya tidak sadarkan diri.

Menurut Bah Eceh, awalnya tidak tahu bahwa ada salah satu pekerja yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut. Namun ia tahu setelah beberapa warga menyatakan ada pekerja bangunan yang meninggal dunia di lokasi itu.

Baca juga:  Mobil Terbakar di Parungkuda, Api Berhasil Dipadamkan Warga

“Abah juga belum tahu itu lokasi itu mau dijadikan apa, katanya sih buat tempat wisata,” sahut Bah Eceh.

Disinggung soal korban jadi “tumbal” menurut bah Eceh, bisa saja itu terjadi. Sebab lokasi tersebut menurut Bah Eceh sangat kuat dengan mistisnya. Juga dikuatkan dengan waktu terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Ya kalau melihat lokasinya mah biasa biasa saja. Dan kalau pun korban tadi terjatuh tidak akan fatal. Memang kata orang terdahulu lokasi itu Pintu masuk menuju Goa Kutamaneh Gunungguruh. Jadi banyak warga kita yang berasumsi korban itu jadi tumbal. Wallahu’a’alam… Hanya Allah yang maha tahu. Mungkin sudah suratan taqdirnya saja,” singkat Bah Eceh.

Hingga berita ini tayang, awak media belum terhubung untuk melakukan konformasi kepada pihak aparat setempat maupun pihak perusahaan pelaksana pembangunan.

Pos terkait