Pembangunan Penataan Wisata Pantai Minajaya Rampung, Kadispar: Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Inilah salah satu fasilitas gedung yang ada di Pantai Minajaya Kecamatan Surade Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Disela Rapat Persiapan Revalidasi CPUGG Tahun 2025 yang bertempat di Aula Gedung Dinas Koprasi Usaha Kecil dan Menengah di kawasan Cibolang Kecamatan Cantaiyan, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi menyampaikan, untuk pembagunan penataan kawasan Pantai Minajaya pada tahun 2023 telah rampung.

“Saya informasikan, untuk tahun 2023 Pantai Minajaya sudah selesai pembagunannya. Ya sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam dokumen kontrak,” jelas Sigit dalam keterangannya.

Baca juga:  Perempuan ABG di Sukabumi Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Lanjut Sigit, harapan kedepan itu bisa memberikan dampak besar bagi pelaku-pelaku usaha ekonomi kreatif di sana salah satunya. Ia berharap mudah-mudahan para pelaku seni bisa memanfaatkan dan membantu mempromosikan Gurilap (Gunung, Rimba, Laut dan Pantai) sebagai penunjang peningkatan ekonomi.

Selain itu Sigit menuturkan, fasilitas yang dibangun di kawasan Pantai Minajaya seperti panggung pertunjukan, turis informasi center yang bisa multi fungsi untuk kegiatan seperti acara-acara pertemuan.

Baca juga:  "Nganteuran Sagara" Budaya Syarat Makna Nyaris Punah Ditelan Zaman

Sementara di lokasi juga terdapat tempat spot selvie dengan pemandangan langsung ke laut bisa dinikmati oleh para wisatawan yang datang ke kawasan Pantai Minajaya saat ini.

“Silahkan digunakan, ya para pelaku usaha setempat bisa turut serta. Minajaya sekarang bisa menjadi kunjungan wisata alternatif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Ditanya soal tiket dan retribusi, Sigit menjelaskan, sesuai perda no 5 tahun 2023 sudah berlaku hari ini. Menurutnya memang sekarang ada kenaikan dari 5 ribu menjadi 12 ribu per orang.

Baca juga:  Tiket Wisata Minajaya Disorot Warga, Forkopimcam Gelar Mediasi

“Jadi itu alokasinya lima ribu lima ratus untuk asuransi. Jadi sekarang yang dari dua belas ribu itu, sepuluh ribu untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dua ribu untuk asuransi,” tuturnya.

“Untuk penataan kawasan wisata memang Minajaya sedang difokuskan. Untuk tahun 2024 ini kita juga dorong tempat-tempat yang lain agar lebih berkembang, ya intinya dibangun bisa dimanfaatkan dan berfungsi,” pungkasnya.

Pos terkait