Pemotor Tewas Tabrakan di Jalur Nasional Surade–Ujunggenteng, Polisi Lakukan Olah TKP

LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Sukabumi. Seorang pemotor berinisial S (20), warga Kampung Cigadog RT 005/003, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Nasional ruas Surade–Ujunggenteng, tepatnya di Kampung Neglasari RT 08/06, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kamis (01/01/2026) sore.

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi, melaju dari arah Cibungur menuju Ujunggenteng.

 

Setibanya di lokasi kejadian, dari arah yang sama melaju sepeda motor Yamaha Fino bernomor polisi B 3814 EJA yang dikemudikan Dhea Riskita (22), warga Kampung Sindangsirna RT 09/07, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade. Diduga, saat berada di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara Yamaha Fino tersebut tiba-tiba berbelok arah sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Baca juga:  Damkar Gercep Evakuasi Ular Sanca dari Gorong-Gorong di Palabuhanratu

 

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Henda (42), menuturkan bahwa dirinya melihat langsung detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Menurutnya, kedua sepeda motor melaju searah sebelum akhirnya salah satu kendaraan berbelok ke arah kanan.

 

“Posisi kedua motor itu searah, tapi tiba-tiba motor Fino berbelok. Saya menduga pengemudinya tidak mengetahui ada kendaraan dari arah belakang, sehingga tabrakan pun tidak terhindarkan,” ujar Henda.

 

Akibat benturan keras tersebut, kedua pengendara terjatuh ke badan jalan. Pengendara Yamaha Fino, Dhea Riskita, mengalami luka pada bagian pinggang dan segera mendapatkan pertolongan dengan dibawa ke dokter praktik terdekat. Sementara itu, korban S mengalami luka cukup serius dan sempat tidak sadarkan diri.

Baca juga:  Tak Kuat Menanjak, L 300 Terbalik di Tanjakan Karang Cidolog Sukabumi

 

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Puskesmas Buniwangi untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Petugas piket Puskesmas Buniwangi, Ai, membenarkan adanya korban kecelakaan lalu lintas yang dibawa warga pada sore hari tersebut.

 

“Iya, sekitar pukul 17.00 WIB kami kedatangan beberapa orang warga yang membawa korban kecelakaan lalu lintas. Saat tiba di puskesmas, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ungkap Ai.

 

Melihat kondisi korban yang mengalami luka serius, pihak puskesmas kemudian merujuk korban ke RSUD Jampangkulon untuk penanganan lebih lanjut. Namun, meski telah mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

 

“Korban kami rujuk ke RSUD Jampangkulon karena kondisinya cukup parah. Namun, setelah mendapatkan penanganan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” tambahnya.

Baca juga:  Rumah Ambruk di Ciemas Akibat Pergerakan Tanah

 

Sementara itu, Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Ia mengatakan bahwa setelah menerima laporan, anggota piket Polsek Surade langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

 

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Surade–Ujunggenteng yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Anggota kami langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi-saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Ade Hendra.

 

Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan memastikan kondisi aman sebelum melakukan manuver di jalan raya, khususnya di jalur nasional yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi.

Pos terkait