LINGKARPENA.ID | Kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Cipecang, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/9/2026) sore, menyisakan duka bagi keluarga korban.
Salah seorang korban, Anis (45), warga Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya dievakuasi bersama dua korban lainnya dari dasar jurang sedalam sekitar tujuh meter.
Kepala Desa Mandrajaya, Ajat, membenarkan bahwa Anis merupakan warganya. Menurutnya, jenazah Anis telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat.
“Iya, Anis memang warga Desa Mandrajaya. Almarhum sudah dimakamkan di TPU setempat,” ujar Ajat saat dikonfirmasi, Jumat ( 25/9/2026 ).
Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Risma (31) dan Nurjanah (14), masih menjalani perawatan medis di RSUD Jampangkulon.
Kabar yang sempat beredar bahwa ketiga korban meninggal dunia dibantah pihak rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, memastikan Risma dan Nurjanah masih mendapatkan penanganan medis.
“Kedua korban atas nama Risma dan Nurjanah saat ini ada di IGD. Keduanya merupakan anak dan ibunya. Sedang dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Lia.
Risma diketahui merupakan warga Kampung Pasir Huni, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran. Sementara Nurjanah yang masih berusia 14 tahun juga tercatat sebagai warga alamat yang sama. Mereka merupakan ayah, ibu, dan anak.
Motor Diduga Mengalami Gangguan Rem
Sebelumnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika sepeda motor Honda Beat warna putih-biru dengan nomor polisi F 4786 FEI melaju di Jalan Cipecang, Desa Tamanjaya.
Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menjelaskan, kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal. Berdasarkan keterangan awal, sepeda motor diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga kendaraan tidak dapat dikendalikan.
“Diakibatkan tidak berfungsinya rem dari kendaraan tersebut yang mengakibatkan motor beserta pengendara dan penumpang terperosok ke jurang sedalam kurang lebih tujuh meter dari jalan provinsi,” jelas Deni.
Saat kejadian, sepeda motor tersebut ditumpangi tiga orang, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan.
Ketiganya kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke Puskesmas Tamanjaya untuk mendapatkan pertolongan awal. Setelah itu, korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut mendapat perawatan di RSUD Jampangkulon.
Peristiwa itu berlangsung cepat di ruas jalan yang berada di kawasan perbukitan. Kendaraan yang kehilangan kendali kemudian keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang. Proses evakuasi pun menjadi bagian penting setelah kecelakaan terjadi, mengingat posisi korban berada di bawah badan jalan.
Kini, satu korban telah dimakamkan, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan. Pihak keluarga pun masih menunggu perkembangan kondisi Risma dan Nurjanah di RSUD Jampangkulon.






