Peran Lembaga Sosial Desa Diperkuat, Bapperida Kabupaten Sukabumi Dorong Perencanaan Pembangunan Lebih Inklusif

LINGKARPENA.ID | Peringatan Hari Lembaga Sosial Desa yang jatuh pada 5 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan kembali posisi strategis desa dalam proses pembangunan daerah.

 

Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menekankan bahwa lembaga sosial desa memiliki peran krusial dalam menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran tidak bisa dilepaskan dari keterlibatan aktif masyarakat di tingkat desa.

Baca juga:  Ada Apa KPU dan Bawaslu Kabupaten Mendatangi Polres Sukabumi?

 

“Lembaga sosial desa bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi sumber utama data, aspirasi, dan kebutuhan riil masyarakat. Dari sanalah arah pembangunan yang tepat bisa dirumuskan,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, Bapperida terus memperkuat pendekatan perencanaan yang partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Baca juga:  Sukabumi Teratas Jalan Rusak Berat Terpanjang di Jawa Barat, Capai Lebih dari 500 Kilometer

 

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program pembangunan tidak hanya berbasis data, tetapi juga mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

 

“Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga desa menjadi kunci. Tanpa kolaborasi yang kuat, pembangunan akan sulit mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan,” tambah Toha.

 

Melalui momentum ini, Bapperida Kabupaten Sukabumi berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga:  Jasad Dias, Korban Tenggelam di Pantai Citepus Palabuhanratu 4 Hari Lalu Ditemukan

 

Dengan komitmen tersebut, Bapperida optimistis peran lembaga sosial desa akan semakin kokoh sebagai fondasi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (adv).

Pos terkait