LINGKARPENA.ID | Sebuah pohon mahoni tumbang dan sempat menutup badan jalan di Jalan Ahmad Yani, RT 003, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/11/2025) sekira pukul 03.10 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Pohon tumbang diduga terjadi akibat kondisi pohon yang telah mengalami pelapukan pada bagian akar, sehingga tidak mampu menopang batang saat angin berembus pada dini hari.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat, Imam, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pohon mahoni berukuran cukup besar itu langsung dievakuasi bersama tim terkait begitu laporan diterima.
“Benar, tadi sekitar pukul tiga pagi sebuah pohon mahoni tumbang dan menutup akses jalan. Kami segera melakukan penanganan dan memastikan lokasi kembali aman. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut,” ujar Imam.
Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca berawan dengan kelembaban udara yang tinggi diduga ikut memengaruhi kondisi pohon yang telah rapuh.
Sementara itu, berdasarkan laporan harian Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, cuaca di wilayah Sukabumi pada pagi hari terpantau berawan dengan suhu udara 26 derajat Celsius, arah angin dari barat daya, kecepatan angin 9 km/jam, serta kelembaban mencapai 78 persen. Hingga laporan diterbitkan, tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
Dalam kegiatan operasionalnya, Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi juga terus melakukan pemantauan wilayah melalui WAG P2BK se-Kabupaten Sukabumi, pemantauan media sosial, radio komunikasi Ratel, serta memanfaatkan aplikasi Inarisk, Inasafe, dan InaWare. Piket regu Pusdalops terdiri dari Unit Data Informasi (UDI) serta Unit Reaksi Cepat (URC) yang standby untuk antisipasi bencana.
Imam mengimbau warga agar tetap waspada, terutama di wilayah yang banyak ditumbuhi pohon besar. “Kami minta masyarakat tetap berhati-hati, apalagi bila melintas pada malam atau dini hari. Bila melihat tanda-tanda pohon rawan tumbang, segera laporkan kepada kami atau pemerintah desa,” tegasnya.
Pohon yang tumbang telah berhasil dievakuasi menggunakan chainsaw dan kendaraan operasional BPBD. Situasi lalu lintas kembali normal setelah penanganan selesai dilakukan.






