LINGKARPENA.ID | Pom bensin mini, di Kampung Bantar Peuteuy RT 15/02, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, terbakar hebat pada Selasa, 10 Juni 2025 kemarin. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10:30 waktu serempat.
Asap hitam yang membumbung ke udara dan kobaran api cukup hebat membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir kebakaran merembet dan membakar bangunan lain didekatnya.
Akhirnya petugas pemadam kebakaran dari sektor XI Surade diterjunkan ke lokasi guna membantu pemadaman api. Beberapa jam menjelang petang, api pun berhasil dipadamkan oleh petugas.
Kepala Desa Cidahu, Wahyu Hidayat, yang dihubungi Lingkarpena.id melalui saluran ponselnya mengatakan, kebakaran ini terjadi ketika pemilik pom mini itu tengah mengisi bensin ke tangki pom mini dengan menggunakan jerigen kemudian terjadi korsleting pada mesin tersebut.
“Waktu mengisi tangki pom mini dengan jerigen, diduga ada konsleting arus dari mesin pom mini sehingga menimbulkan percikan api,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, Endang pemilik pom mini mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara Komandan Pos Damkar Sektor XI Surade, Widy membenarkan adanya peristiwa kebakaran di wilayah Kecamatan Cibitung tersebut.
Tim diterjunkan ke lokasi setelah mendapat laporan warga adanya Pom bensin Mini di Desa Cidahu yang mengalami kebakaran. Petugas dubantu relawan warga akhirnya berhasil memadamkan api.
“Beruntung api tidak merembet dan brrhasil dipadamkan. Untuk kerugian material akibat kejadian kebakatan masih dalam perhitungan,” sambung Widy, DanPos Damkar Sektor XI Surade.
Dari kasus ini kita belajar, sebaiknya para pelaku usaha pom bensin mini sebaiknya
memiliki alat pemadam api ringan (Apar), disarankan yang berbentuk powder.
Dengan begitu kita bisa sigap dalam mengambil tindakan preventif, agar kebakaran tidak menyebar dan membakar bangunan disekitarnya.
Dalam memilih APAR, sebaiknya Anda juga harus memilih APAR yang tepat. Pilihlah yang sudah lolos uji lab DAMKAR. Sehingga kualitas dari media maupun ketahanan tabung APAR benar-benar sudah diuji.






