LINGKARPENA.ID | Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0607/Kota Sukabumi terus menggenjot penyelesaian pekerjaan fisik. Salah satunya pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor di Kampung Nagrak RT 02/08, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 95 persen menandakan tahap finishing telah dimulai. Satgas TMMD bersama warga tengah menyelesaikan pemasangan pipa paralon sebagai bagian dari sistem distribusi air dari sumur bor ke bak penampungan dan jaringan pemanfaatan warga.
Perwira Seksi Teritorial Kodim 0607/Kota Sukabumi Kapten Inf Mahmud mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
“Kami mempercepat tahapan finishing agar sumur bor ini segera bisa dimanfaatkan masyarakat. Sekarang tinggal pemasangan pelarol sebagai saluran distribusinya,” ungkapnya, Minggu (18/5).
Lanjutnya, Sumur bor ini dibangun di titik yang telah melalui survei geologi, dengan kedalaman tertentu yang memungkinkan debit air mencukupi kebutuhan harian warga.
Selain sebagai sarana air bersih, sumur ini juga ditujukan untuk mendukung pertanian dan sanitasi lingkungan di wilayah tersebut.
Adanya Sumur Bor tentu saja warga Kampung Nagrak menyambut antusias kehadiran fasilitas air bersih ini. Salah satu warga, Ibu Sari, menyampaikan rasa syukurnya.
“Dulu kami harus mengambil air cukup jauh. Dengan sumur bor ini, kami lebih mudah mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih untuk TNI dan semua yang terlibat,” ujar Sari.
Program TMMD ke-124 di Desa Cisarua tak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama dalam semangat gotong royong. Sumur bor yang hampir rampung ini menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan kolaborasi dengan Instansi terkait.
Satgas TMMD menargetkan seluruh pekerjaan fisik dan nonfisik selesai sesuai jadwal, yang telah ditentukan.**






