LINGKARPENA.ID | Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, turut menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana di beberapa titik di wilayah Pajampangan.
Kepala Puskesmas Buniwangi Yogiyanto, S.K.M., mengatakan, bantuan yang terkumpul merupakan hasil dari patungan para staf, petugas dan PNS yang bekerja di Puskesmas Buniwangi.
“Ini bentuk perhatian dari PNS Puskesmas untuk keluarga korban terdampak bencana banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Jadi, mereka berpatungan untuk membantu, ada yang menyediakan baju daster, pakaian sekolah untuk anak korban, sembako dan lain-lain,” kata Yogi, kepada Lingkar Pena Jumat (20/12).
Ia menyebutkan, bantuan yang diberikan merupakan kebutuhan rumah tangga dan paket sembako. Diakui, bantuan yang disalurkan memang tidak seberapa, namun setidaknya bisa meringankan beban para korban yang saat ini sedang kesusahan.

“Mungkin bantuan yang diberikan ini tidak sebanding dengan kerugian yang diderita para korban yang terdampak bencana, namun ini merupakan bentuk perhatian kami dari Puskesmas Buniwangi,” sebutnya.
Yogi juga menjelaskan, musibah yang mereka alami tentunya menjadi beban. Dan kita sebagai sesama bisa merasakan penderitaan bagi mereka.
Karena itu kehadiran Nakes Buniwangi ditengah tengah mereka bisa menjadi penyemangat dari keterpurukan. Pihaknya berharap, para korban tetap tabah untuk menghadapi kejadian ini serta mengambil hikmah dari musibah tersebut.
“Kita tidak tahu, kapan musibah menimpa kita. Semoga korban diberi keikhlasan dan ketabahan dalam menghadapinya,” tandas Yogi.
Dijelaskan Yogiyanto, donasi yang terkumpul sari sumbangan nakes Puskesmas Buniwangi itu disalurkan ke beberapa Posko tanggap bencana, yakni ke posko Cikaso Desa/Kecamatan Cibitung, Kecamatan Cimanggu, Kecamatan Kalibunder, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas dan Kecamatan Jampangkulon.

Lanjut kata Yogi, pelaksanaan kegiatan dimulai pada Selasa, 10 Desember 2024 menuju Kecamatan Cibitung, Kalibunder, dan Kecamatan Cimanggu. Ke Kecamatan Ciemas pada Kamis, 12 Desember 2024, ke Kecamatan Jampangkulon pada Jumat, 13 Desember 2024.
“Mudah mudahan peranserta kami dalam penanganan bencana ini bermanfaat, khususnya bagi warga terdampak. Kami berharap situasi ini segara pulih. Dan kepada warga terdampak semoga tabah dan kami yakin dari musibah ini akan ada hikmah yang tetpetik,” pungkas Yogiyanto.
Diketahui empat kecamatan di Pajampangan, Kecamatan Ciemas, Kalibunder, Jampangkulon, dan Cimanggu merupakan daerah yang mengalami kerusakan serius saat bencana menerjang wilayah Kabupaten Sukabumi.






