LINGKARPENA.ID | Puskesmas Cikembar, lakukan pengasapan ( fogging ) di wilayah Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi meningkatnya kasus DBD di wilayah tersebut.
Titik lokasi pengasapan (fogging) dilakukan di Kampung Pasir Angin, Desa Sukamaju. Dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak termasuk Pemerintah Desa Sukamaju dan anggota Bhabinmas, Senin, (17/2/2025).
Erwan Sutarwan, salah seorang petugas Kesehatan Keliling ( Kesling ) Puskesmas Cikembar mengungkapkan, pengasapan atau fogging dilakukan di daerah tersebut karena melihat adanya kasus DBD, dan di khawatirkan adanya peningkatan.
“Kasus di sini sudah banyak, kemarin yang positif DBD lebih dari dua orang, sekitar lima orang yang terkena. Makanya, atas instruksi pimpinan, kami melaksanakan fogging,” katanya.
Lebih lanjut ditegaskan Erwan, selain pengasapan (fogging) upaya lain pun dilakukan dalam pemberantasan DBD.
“Pencegahan yang sudah dilakukan seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Penyelidikan Epidemiologi (PE) hingga tiga kali, tetapi kasus DBD masih ditemukan. Oleh karena itu, fogging tetap dilakukan sebagai tindakan tambahan,” ungkap dia.
Selain fogging, Erwan mengingatkan masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan PSN.
“PSN itu penting untuk memberantas jentik nyamuk. Contohnya, menutup atau menguras tempat penampungan air, seperti ember dan bak mandi. Minimal setiap rumah memiliki satu petugas jumantik dari warganya sendiri yang peduli terhadap kebersihan,” jelasnya.
Adapun kegiatan fogging kali ini dilakukan di wilayah Pasir Angin, RT 2 RW 7. Sementara itu, kasus DBD di wilayah lain, seperti di Sukamaju, masih dalam tahap awal penanganan dengan metode PE dan PSN.






