Puskesmas Jampangtengah Sosialisasi Peluncuran Program Keluarga SIGAP

FOTO: Momen potobersama usai kgiatan sosialisasi Program SIGAP Puskesmas Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 12 April 2025.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Jampangtengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menggelar acara Sosialisasi dan Peluncuran Program Keluarga Sigap. Acara tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Jampangtengah, pada Sabtu (12/4 /2025).

 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Puskesmas Jampangtengah H. Sofyan Efendi, S.Kep.,Ners, hadir pula Camat Jampangtengah Chaerul, Ketua TP PKK Kecamatan, para Kepala desa se Kecamatan Jampangtengah, Ketua BPD, tokoh agama, pendamping desa, bidan desa dan para ketua kader desa.

 

Kepala Puskesmas Kecamatan Jampangtengah, H. Sofyan Efendi, S.Kep., Ners, menjelaskan, bahwa program Keluarga SIGAP bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang melindungi anak-anak usia dini dari penyakit, malnutrisi dan kematian prematur.

Baca juga:  Gelar Penyusunan RKPD 2026, Bapelitbangda: Selaraskan Sektor Infrastuktur Kewilayahan

 

“Ini sebuah inisiatif baru untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat yang dapat mencegah berbagai penyakit pada anak,” ujarnya.

 

Lanjut kata H. Sofyan Efendi, program ini menggunakan pendekatan melalui sosialisasi perilaku positif yang berfokus pada imunisasi rutin, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dan pemberian makanan bergizi pada anak usia 0-24 bulan.

 

“Program SIGAP bertujuan mendorong perubahan prilaku bagi orangtua dan anak usia 0-24 bulan dalam hal Imunisasi rutin, lengkap dan tepat waktu, Cuci tangan pakai sabun, dan Pemberian makanan bergizi yang sesuai bagi anak,” tambahnya.

Baca juga:  Kota Sukabumi Terima 6.000 Vaksin Sinovac, Ini Kata Fahmi!

 

Selain menyasar para ibu, ujar H. Sofyan Efendi, program ini juga menitikberatkan pada peran ayah dalam pola asuh anak. Melalui kader posyandu, tenaga kesehatan di puskesmas, bidan, tokoh masyarakat dan guru.

 

Selain itu program ini juga berupaya menyebarkan pesan tentang perilaku kesehatan positif tidak hanya kepada orangtua, tetapi juga kepada komunitas di lingkungan tersebut.

 

“Dengan berinteraksi dengan kepala desa, pemuka agama, dan lainnya, kami dapat memastikan pesan perilaku kesehatan positif dapat tersampaikan tidak hanya dari kami, melainkan juga dari para pemimpin di wilayah tersebut,” tandasnya.

Baca juga:  Belasan PNS Kota Sukabumi Pensiun, Ini Kata Wakil Walikota

 

Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kebiasaan hidup sehat dalam melindungi kesehatan anak-anak mereka dari berbagai penyakit yang dapat dicegah.

 

Menindak lanjuti program pemerintah tersebut, UPTD PKM Jampangtengah akan melaksanakan kegiatan yang fokus pada pelatihan dan akan diikuti oleh para kader desa, serta dilatih oleh tenaga kesehatan terlatih.

 

Pelatihan kepada kader kesehatan itu bertujuan agar mereka bisa menyampaikan pesan secara efektif kepada keluarga.

Pos terkait