Ratusan Anggota Ormas Pendemo Diringkus di Polda Jabar, 24 Orang Merupakan Residivis

LINGKARPENA.ID – Ratusan orang dari anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) diamankan pihak Kepolisian Polda Jabar, saat menggelar aksi pada Kamis (27/01/2022) di halaman Mapolda Jabar. Personel Polda Jabar melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pengunjuk rasa karena mereka melakukan unjuk rasa yang anarkis dan merusak fasilitas umum serta fasilitas negara.

Menurut siaran pers melalui Kabid Humas Polda Jabar yang baru Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, demo terjadi didasari karena adanya ketidakpuasan terhadap penanganan kasus pembunuhan yang terjadi di Karawang pada bulan November 2021 lalu. Dimana kasus tersebut sudah ditangani dan diselesaikan serta berkasnya sudah dikirim ke JPU dan sudah tahap dua. Jadi pengiriman tersangka dan barang bukti sudah selesai dikirim.

Baca juga:  Milad Ke II Komunitas B3DIL Sekaligus Lantik Dua DPC Kota dan Kabupaten Sukabumi

Ditegaskan oleh Kombes Ibrahim, Polda Jabar serius menangani laporan kasus tersebut dan kasus-kasus lainnya secara hati-hati dan profesional. Maksudnya, “Polda Jabar bekerja bukan karena berada dalam tekanan ormas maupun apapun”.

“Tindakan yang dilakukan Polri sudah terukur. Hal ini guna untuk menjaga kewibawaan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai institusi Negara,” tegas Ibrahim dalam keterangan persnya Kamis (27/01/2022) kemarin.

Lanjut Ibrahim Tompo, adapun kerusakan yang terjadi di Polda Jabar saat demo berlangsung antara lain gerbang pintu keluar roboh, satu kolom pagar baja patah, 68 pagar warna gold patah, tiga pagar lingkaran patah, lima lampu taman rusak, satu plank tanda dilarang parkir rusak, satu tiang teralis pagar rusak, penyangga dudukan gerbang patah. Sementara, kerusakan lainnya taman depan polda jabar rusak, karena banyak tamanan yang di cabut, batu-batu besar di lemparkan kedalam mako Polda Jabar, serta botol kaca dengan pecahannya.

Baca juga:  Sambut HCS 2024, Badri Suhendi: Yakin Pemda Sukabumi sudah Siap

“Polda Jabar telah mengamankan kurang lebih 725 orang. 301 diantaranya bertato, 24 residivis. Kemudian turut diamankan barang bukti ranmor R4 sebanyak 85 unit dan R2 sebanyak 193 unit. Sebagian sudah dilakukan pengecekan terhadap data kendaraan dan ditemukan 76 yang memiliki data kendaraan yang tidak sesuai. Jadi dari hasil penggeledahan ditemukan 6 orang yang membawa sajam,” jelas Ibrahim.

Lanjut Kabid Polda Jabar itu, dari sejumlah pengunjuk rasa yang diamankan saat dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Baca juga:  Sindikasi Pergerakan Rakyat Jabar Dukung Polda Tegakan Hukum Atas Aksi GMBI, Buya Royani: Presisi Harus Dilaksanakan Baik

“Saat ini situasinya sudah cukup terkendali dan sudah kembali aman,” terangnya.

Guna mengantisipasi situasi Kamtibmas, telah di instruksikan kepada seluruh jajaran satuan kewilayahan untuk melakukan razia dan pemantauan terhadap aktivitas ormas GMBI di wilayahnya masing-masing. Hal itu agar tidak menimbulkan permasalahan kamtibmas di masyarakat.

“Kami saat ini sedang melakukan pencarian actor intelektual yang menginisiasi kegiatan ini. Dia sudah memprovokasi timbulnya tindakan anarkis dari pengunjuk rasa,” jelas Ibrahim Tompo itu.

Polda Jabar melalui Kabid Humas Kombes Ibrahim Tompo menghimbau, kepada seluruh warga masyarakat Jawa Barat untuk tidak terprovokasi dengan isu dalam situasi ini.(***)

 

 

 

 

 

 

Redaktur: Akoy Khoerudin

Sumber: Bidhumas Polda Jabar

Pos terkait