LINGKARPENA.ID | Satu rumah semi permanen milik Eko Waryani (47), ludes terbakar dan satu unit milik Emeh Mahidah (70) terdampak. Keduanya warga Kampung Bojonghaur RT 27/08, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/5/2024).
Musibah kebakaran tersebut dibenarkan Kapolsek Lengkong Iptu Endang Slamet, S.AP. Menurutnya saat kejadian rumah dalam keadaan kosong.
“Saat itu Eko sedang berada di pangkalan ojeg. Sementara istrinya sedang menunggui toko kelontongannya,” ucap Endang.
Lebih lanjut Endang menuturkan, sekira pukul 11.30 WIB Eko pulang untuk sembahyang, namun ketika sampai dirumah ia melihat kobaran api dibagian atas rumahnya. Seketika Eko berteriak meminta bantuan warga.
“Dengan alat seadanya warga serempak berusaha memadamkan api. Namun sayang kobaran api terlanjur besar sehingga menghabiskan satu unit rumah dan, rumah milik Emeh terdampak,” jelas Endang.
Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah ukuran 6 x 8 m2 dan satu unit terdampak diduga berasal dari hubungan singkat listrik. Dari peristiwa itu kerugian ditaksir Rp 65. Juta . Akibat musibah tersebut mengakibatkan korban terancam 1 kepala keluarga ( KK ) 2 jiwa, dan korban mengungsi 1 KK 4 jiwa atas nama Emeh.
Asessment ke lokasi, P2BK, Forkopimcam Lengkong, Perangkat desa Tegalega, Tagana, TKSK, Babinsa, Babinkamtibmas, Pol-PP, dan relawan serta unit Damkar Sagaranten.






