LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah milik warga di Kampung Benda RT 05/06, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, roboh akibat angin kencang pada Kamis malam (27/11/2025) sekitar pukul 20.15 WIB.
Peristiwa itu terjadi saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun satu keluarga berjumlah enam jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudara terdekat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Umbara, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung melakukan asesmen bersama perangkat desa.
“Kami menerima laporan rumah ambruk akibat angin kencang. Setelah dicek, kondisi bangunan sudah rata dengan tanah dan seluruh barang-barang rusak. Satu keluarga sementara mengungsi ke rumah kerabat,” ujar Daming kepada lingkarpena. id, Sabtu (29/11/2025 )
Kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp15 juta. Tidak ada fasilitas umum maupun fasilitas sosial lain yang terdampak.
Daming menambahkan bahwa pihaknya masih terus berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga terdampak dapat segera terpenuhi.
“Saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan korban antara lain alat bangunan, pakaian, selimut, kasur, makanan, dan kompor. Kami sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak desa maupun BPBD untuk tindak lanjut,” jelasnya.
Imbauan P2BK Cibadak
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Daming Umbara mengimbau warga agar tetap waspada.
“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat angin kencang dan hujan deras. Jika menemukan tanda-tanda bangunan mulai rapuh atau membahayakan, segera mengungsi sementara dan laporkan kepada pemerintah desa atau P2BK,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah terkendali. Rumah korban mengalami kerusakan total, sementara pihak terkait tengah menyiapkan langkah penanganan lanjutan.






