LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah tinggal milik Dedi Mulyadi di Kampung Bojong, RT 002/003, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Senin (8/12/2025) sore. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Menurut laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, kejadian diketahui sekitar pukul 17.28 WIB. Unit pemadam dari Pos VIII Cikembar dan Damkar GSI langsung bergerak setelah menerima laporan dari pelapor bernama Dako, anggota P2BK Cikembar.
Tim tiba di lokasi pada pukul 17.43 WIB dan langsung melakukan penanganan menggunakan suplai air dari hydrant GSI. Proses pemadaman berlangsung selama 16 menit, dimulai pukul 17.45 WIB dan api dinyatakan padam total pada pukul 18.01 WIB.
Luas bangunan rumah mencapai 250 meter persegi, dengan bagian yang terbakar mencapai sekitar 6 meter persegi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Perkiraan kerugian mencapai Rp5 juta, sementara satu unit rumah berhasil diselamatkan.
Lalu lintas menuju lokasi sempat mengalami kemacetan akibat kepadatan kendaraan saat jam bubaran kerja karyawan GSI, membuat perjalanan tim cukup terhambat.
Komandan Pos (Danpos) Damkar Cikembar, Yadi, menegaskan bahwa respons cepat tim menjadi kunci penyelamatan sebagian besar bangunan.
“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak dalam hitungan menit. Meski akses jalan sempat macet, kami berusaha menembus kepadatan. Alhamdulillah api bisa kami kuasai dengan cepat, sehingga sekitar 95 persen bangunan dapat diselamatkan,” ujarnya kepada lingkarpena. id, Senin ( 9/12/2025 ).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan instalasi listrik rumah agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami imbau warga rutin memeriksa kabel, stop kontak, dan beban listrik di rumah. Banyak kasus kebakaran berawal dari korsleting akibat instalasi yang sudah tidak layak,” tambahnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa penanganan kebakaran ini mencapai 95,8 persen keberhasilan penyelamatan, dengan hanya 4,2 persen bagian bangunan yang terdampak api.
Jika Anda membutuhkan versi yang lebih formal, lebih panjang, atau untuk kebutuhan rilis resmi instansi, saya siap buatkan.






