LINGKAR PENA Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa
KOTA SUKABUMI

SADA Jabar Jadi Instrumen Percepatan Pembangunan, Ayep Zaki Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Tepat Sasaran

SADA Jabar Jadi Instrumen Percepatan Pembangunan, Ayep Zaki Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Tepat Sasaran
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat mengikuti Sosialisasi Sistem Akselerasi Data dan Aksi Jawa Barat (SADA Jabar) secara daring bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Senin (02/11/26).[Foto: ist]

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat langkah percepatan pembangunan daerah melalui pemanfaatan data yang terintegrasi dan terukur. Salah satu upaya yang didorong adalah implementasi Sistem Akselerasi Data dan Aksi Jawa Barat (SADA Jabar) sebagai instrumen strategis dalam mengidentifikasi persoalan masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat mengikuti Sosialisasi Sistem Akselerasi Data dan Aksi Jawa Barat (SADA Jabar) secara daring bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Senin (02/11/2026).

Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki menekankan bahwa orientasi utama penyelenggaraan pemerintahan bukan semata-mata menjalankan program dan menghabiskan anggaran, melainkan memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan harus ditempatkan sebagai instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkeadilan.

“Tujuan utama pemerintah adalah membangun untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, memberdayakan masyarakat agar semakin mandiri, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkeadilan. Saya akan melaksanakan SADA Jabar secara serius agar berbagai program pembangunan di Kota Sukabumi lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Ayep Zaki.

Lebih jauh, SADA Jabar akan dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian sejumlah persoalan mendasar yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Persoalan tersebut mencakup anak tidak sekolah (ATS), pengangguran, rumah tidak layak huni (Rutilahu), stunting, kemiskinan, hingga pengendalian inflasi.

Berbagai persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memerlukan ketepatan dalam membaca kondisi riil masyarakat. Karena itu, keberadaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah.

Melalui pendekatan by name by address, pemerintah dapat mengidentifikasi masyarakat berdasarkan nama dan alamat secara lebih spesifik. Dengan demikian, kebutuhan warga dapat dipetakan secara lebih komprehensif sehingga intervensi program tidak berhenti pada angka statistik, tetapi benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Pendekatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih responsif. Data tidak lagi sekadar menjadi dokumen pelengkap perencanaan, melainkan harus menjadi dasar dalam menentukan prioritas, mengukur capaian, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan pembangunan.

Implementasi SADA Jabar juga melibatkan seluruh perangkat daerah, camat, hingga lurah. Keterlibatan seluruh unsur pemerintahan tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi, mempercepat proses pemantauan, serta memastikan setiap persoalan yang ditemukan di lapangan memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.

Sinergi antarlembaga menjadi faktor penting agar program pembangunan tidak berjalan secara parsial. Sebaliknya, setiap perangkat daerah diharapkan memiliki kesamaan arah dan pemahaman terhadap persoalan prioritas sehingga pelaksanaan kebijakan dapat berlangsung lebih terintegrasi.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu menyelesaikan persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.

Melalui pelaksanaan SADA Jabar secara serius dan konsisten, Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan berbasis data, meningkatkan ketepatan intervensi pemerintah, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Sebab, pembangunan yang berkualitas bukan sekadar tentang apa yang direncanakan pemerintah, melainkan tentang perubahan nyata yang dirasakan oleh masyarakat.

Reporter Rijal

Editor Akoy Khoerudin