LINGKARPENA.ID – Wakil Ketua Tunas Indonesia Raya TIDAR Jawa Barat, Sayyid Agil memberikan sambutan di kegiatan workshop digital transformation for semart generation yang digelar PC Tidar Cimahi di Aula Convention Hall Cimahi Techno Park, Jawa Barat, Sabtu 5 Maret 2022.
Dalam sambutannya wakil ketua Tidar Jabar turut mengapresiasi kegiatan yang digagas PC Tidar Kota Cimahi tersebut. Bahwasanya pada era digital yang saat ini sudah serba teknologi informasi sangat penting untuk dikembangkan dan diperkenalkan serta diikuti semua kalangan terutama generasi milenial.
Workshop digital tranformation itu sendiri diikuti puluhan pelajar SMA di Kota Cimahi. Antusiasme para pelajar mendapat perhatian khusus dari pemerintah Kota Cimahi atas kegiatan yang diselenggarakan PC Tidar Kota Cimahi Jaba Barat itu.
“TIDAR Jawa Barat turut apresiasi atas kegiatan yang digelar PC Kota Cimahi ini. Saya yakin kegiatan ini dapat memiliki makna yang bermanfaat dan begitu sangat baik seiring era teknologi digital yang semakin hari semakin terus berkembang pesat. Dengan begitu kita harus mengikuti teknologi yang berkembang saat ini,” terang Wakil Ketua Tidar Jawa Barat, Sayyid Agil kepada lingkarpena.id Sabtu (5/3/2022) siang.
Menurut Sayyid Agil di era Internet of things seperti sekarang ini akan mengubah cara hidup masyarakat, mengubah cara berkomunikasi dan sekaligus cara orang bekerja. Saat ini hampir semua pelaku bisnis dipadang perlu untuk mengubah men shet ke arah digital untuk segala sistem kerja.
Namun untuk menuju ke arah digital sebaliknya, masih terdapat banyak kendala yang mereka hadapi. Selain itu tidak ada pandangan riel apa saja yang dianggap sesuai dengan digital juga kurangnya upaya untuk mengubah cara hidup dengan digital.
“Jadi kegiatan ini sangat penting untuk generasi milenial. Sebab untuk menghadapi kemajuan zaman tentu saja teknologi digital begitu penting saat ini. Jika kita ketinggalan satu langkah saja maka akan banyak ketinggalan,” terang Sayyid Agil.
Lanjut Wakil Ketua Tidar Jabar menambahkan, trend digitalisasi di berbagai aspek kehidupan sudah merebak sejak 5 tahun terakhir ini. Sebagian besar orang sudah melakukan transformasi digital yang awalnya berbasis materi menuju bisnis yang berbasis digital. Namun sekarang menjadi tuntutan semua kalangan.
“Memang masih ada juga yang menganggap bahwa era digital hanyalah eforia sementara. Namun banyak yang meyakini bahwa siapa yang tidak mampu mengikuti perubahan dari analog ke digital, atau dari manual ke digital, dari konvensional ke digital, mereka dapat dipastikan akan ketinggalan zaman dengan pelan-pelan,” pungkasnya.






