Sembilan Kandidat Terbaik JPT Pratama Sukabumi 2026 Masuk Tahap Penentuan Akhir

Gambar Ilustrasi modifikasi AI/net

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi menuntaskan tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026 dengan menetapkan sembilan kandidat terbaik yang masuk dalam tiga besar pada masing-masing jabatan strategis.

Proses seleksi ini merupakan bagian dari mekanisme open bidding yang dirancang untuk menghadirkan aparatur sipil negara yang profesional, kompeten, serta memiliki integritas tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Tiga posisi yang diperebutkan meliputi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Baca juga:  Disperkim Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Program Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Untuk jabatan Kepala Satpol PP, tiga nama yang lolos ke tahap akhir adalah Arianja Hasbulwafi yang saat ini menjabat Sekretaris Satpol PP, Deni Yudono yang menjabat Camat Palabuhanratu, serta Redi Trisna Sanjaya yang menjabat Sekretaris Disdukcapil.

Pada posisi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, kandidat yang masuk tiga besar yakni Dadang Rustandi selaku Sekretaris Dinas Perkim, dr. Rika Mutiara Sukanda yang menjabat Sekretaris DP3A, serta Sugihartto yang saat ini menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda.

Baca juga:  Bupati Asep Japar Lantik Hilman Nulhakim sebagai Kades PAW Pawenang

Sementara itu, untuk jabatan Kepala BKPSDM, tiga kandidat yang lolos terdiri dari Andri Mauladi yang menjabat Sekretaris Kecamatan Cikantayan, Encep Iwan Kartawiria selaku Camat Kadudampit, serta Ganjar Anugrah yang menjabat Sekretaris BKPSDM.

Tahapan berikutnya, seluruh nama yang telah masuk tiga besar akan diajukan untuk proses penentuan akhir guna menetapkan satu kandidat terbaik pada masing-masing posisi sebagai pejabat definitif.

Baca juga:  Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Bupati Sukabumi: Pramuka Bentuk Karakter Generasi Muda

Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menerapkan sistem merit secara transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan kepemimpinan birokrasi yang mampu menjawab kebutuhan serta tantangan pembangunan daerah ke depan.

Pos terkait