Stand Batu Akik Menyita Perhatian Pengunjung Bazzar UMKM Jampang Ngabhuana 2

FOTO: Stand penjual batu akik yang hadir di acara Bazar UMKM pada pagelaran Jampang Ngabhuana 2 menjadi perhatian pengunjung.| dok/Jajang S

LINGKARPENA.ID | Stand pengrajin batu akik yang ikut meramaikan Bazzar UMKM event Jampang Ngabhuana 2 di Surade Kabupaten Sukabumi memperoleh animo besar dari para pengunjung.

Dilokasi bazar UMKM turut dipamerkan berbagai jenis batu akik dengan variasi harga. Harga batu akik yang ditawarkan mulai dari harga Rp. 20 ribu hingga Rp. 1,5 juta.

Stand UMKM tersebut tampak dipadati oleh pengunjung yang berjubel ingin menyaksikan keindahan beragam batu akik yang dipamerkan dalam Bazzar tersebut. Tak hanya ingin menyaksikan saja, bahkan cukup banyak pengunjung yang tertarik untuk membeli batu akik yang dipamerkan tersebut.

Baca juga:  Bazar Cullinary Ramadhan, Kegiatan Unggulan Pemkab Sukabumi Kembali Digelar

Pantauan lingkarpena, jenis-jenis batu akik yang dipajang di stand tersebut cukup beragam. “Kalau disini ada banyak batu akik yang ikut kami pamerkan, seperti batu akik Kalimaya, Kecubung, Obsidian, Cat Eyes, Sulaiman, Zamrud, Pandan, Bacan, Safir, Red Baron, Fosil dan Lumut Afrika.

FOTO: Inilah stand Abdurahman Gems Batu Akik di Bazar UMKM | Jajang S

“Yah macam-macamlah jenisnya. Batu akik kami ini, rata-rata berasal dari Aceh dan lokal ada juga dari luar,” ungkap Sopian salah satu penunggu stand, saat diwawancarai disela pameran.

Baca juga:  Es Gabus, Jajanan Jadul yang Lembut di Gigitan dan Penuh Cerita

Harga batu akik tergantung jenis dan ukurannya. Ada jenis garut, bacan, rafflesia dan lainnya
“Harga batu akik tergantung jenis dan ukurannya. Ada jenis garut, bacan, rafflesia dan lainnya,” terang Sopian (50), salah satu pedagang, Sabtu (13/7).

Pengunjung yang memadati stan batu akik mulai dari anak-anak hingga dewasa. Namun umumnya peminat batu akik kaum pria.

Baca juga:  Momentum HUT Ke-105 RSUD R Syamsudin SH "Perkuat Pelayanan"

“Batu akik yang lagi diburu kolektor dan penghobi adalah jenis Pandan Kapas, Lumut, Laras, dan Nanas Merah. Kami sering menerima orderan pembeli dari luar negeri. Soal harga tak masalah, asal cocok langsung tarik,” beber Sopian.

Pengrajin batu akik ini berasal dari Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi. Dengan label Abdurahman Gems Batu Akik pengrajin ini sukses dan cukup dikenal di Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait