LINGKARPENA.ID – Gerusan longsor mengakibatkan terputusnya akses transportasi warga masyarakat di Desa Sukakersa, Kecamatan Parakan Salak. Longsor terjadi pada Minggu 6 Maret 2022 terjadi sekitar pukul 01:30 Wib dini hari tadi menyebabkan ruas jalan desa terputus.
Berdasarkan laporan sementara petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Parakansalak, peristiwa longsor tersebut terdapat di Kampung Pasir Kuda Rt 35/06 Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi dan terjadi pada malam hari.
Intensitas curah hujan yang cukup tinggi sehingga menyisakan bencana longsor dikawasan desa Sukakersa. Jalan desa penghubung Kampung Sukakersa dan Kampung lainnya terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Untuk sementara belum ada penanganan soal longsor ini. Sebab harus dibuatkan Tembok Penahan Tanah atau TPT pada titik lokasi yang longsor. Sebab pada bahu jalan sebelahnya yang terjadi longsor itu tebing sekitar 1,5 meter,” seperti laporan P2BK Parakansalak, yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi kepada media.
Menurut petugas BPBD Kecamatan Parakansalak, informasi berawal dari laporan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Kemudian pihaknya melakukan koordinasi dengan Muspika serta pemerintah desa setempat guna melakukan asesmen dan pendataan ke lokasi bencana.
“Jika tidak dibuat TPT saat ini dilokasi dibutuhkan Bronjong untuk meminimalisir adanya longsor susulan. Ya, mengingat cuaca masih ekstrem dan curah hujan masih kerap mengguyur. Jalan saat ini cuma bisa dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki,” pungkasnya.(*)






