LINGKARPENA.ID | Bencana pergerakan tanah dan longsor kini terjadi di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, sehingga 6 Kepala Keluarga dengan jumlah 17 jiwa disarankan untuk mengungsi.
Peristiwa pergerakan tanah yang terjadi pada Senin (5/12/22) tepatnya di Kampung Bojong Kawung RT 01/10 Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 17:00 WIB pasca diguyur hujan deras di kawasan tersebut. Untuk kemanan warga yang terdampak petugas menyarankan 6 Kepala Keluarga untuk mengungsi.
“Pergerakan yang terjadi di area longsor itu sepanjang kurang lebih 30 meter, sehingga 6 rumah warga mengalami retak-retak,” ujar petugas penanggulangan bencana kecamatan Nagrak Micky, seperti dilaporkan Pusdalops PB-BPBD Kabupaten Sukabumi.
Lanjut Micky, bersamaan dengan kejadian tersebut turut terjadi longsor pada pematang sawah dengan panjang 15 meter dan tinggi 10 meter.
“Soal pergerakan tanah di Kecamatan Nagrak ini butuh kajian teknis khusus dari pihak ahli yang bersifat segera,” sambung Micky dalam laporannya.
Petugas BPBD Kecamatan dalam melakukan asessment turut bersama unsur Muspika Kecamatan beserta relawan bencana lainnya. Pihaknya juga turut menghimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan.






