Tumbuhkan Budaya Baca, Mahasiswa KKN UMMI Kelompok 16 Hadirkan Taman Literasi di Desa Banjarsari

Poto bersama mahasiswa Universitas UMMI kelompok 16 saat pelaksanaan KKN di Desa Banjarsari.[dok.ist]

LINGKARPENA.ID | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) OVOD Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Kelompok 16 Desa Banjarsari merealisasikan program kerja Taman Literasi di area seberang Kantor Desa Banjarsari, Kabupaten Sukabumi. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan minat baca sekaligus menyediakan ruang edukatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Program Taman Literasi dilaksanakan di bawah bimbingan Neneng Nurbaeti, M.Si., dosen Program Studi Akuakultur UMMI. Kehadiran taman ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan budaya membaca, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda di Desa Banjarsari.

 

Taman Literasi menyediakan ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membaca, belajar, serta menambah wawasan melalui berbagai bahan bacaan yang tersedia. Lokasinya yang berada di seberang Kantor Desa Banjarsari dipilih karena mudah dijangkau sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

Baca juga:  Bangunan SMP 4 Simpenan Sukabumi Ambruk, Disdik Cepat Respon

 

Ketua KKN Kelompok 16 Desa Banjarsari, Vandannisa, mengatakan bahwa program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, bahkan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.

 

“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan KKN, tetapi juga benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Taman Literasi ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi anak-anak dan warga untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan,” ujar Vandannisa.

 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan penataan area Taman Literasi serta menyediakan bahan bacaan dan sejumlah fasilitas pendukung. Kehadiran fasilitas tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya anak-anak yang dapat memanfaatkannya sebagai tempat membaca dan belajar.

Baca juga:  Sekda Paparkan Visi Misi dan Potensi Kabupaten Sukabumi pada Diklat KKN STAI Syamsul Ulum

 

Neneng Nurbaeti, M.Si., menyampaikan bahwa Program Taman Literasi merupakan bagian dari program kerja OVOD Program Studi Akuakultur yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul di Desa Banjarsari.

 

Menurutnya, keberlanjutan Taman Literasi membutuhkan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah desa, terutama dalam pemanfaatan, penyediaan fasilitas, serta perawatan taman.

 

“Keberadaan Taman Literasi tidak hanya diharapkan menjadi sebuah simbol, tetapi juga mampu meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan,” ujarnya.

Baca juga:  Milad ke 57 MTsN 2 Sukabumi: Wujudkan Mimpi, Satukan Aksi, Meraih Prestasi

 

Ia berharap kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa dapat terus terjalin sehingga Taman Literasi dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai ruang belajar bersama bagi warga Desa Banjarsari.

 

Meski masa pelaksanaan KKN telah berakhir, keberadaan Taman Literasi diharapkan tetap berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaan serta pemanfaatan taman secara berkelanjutan oleh pemerintah desa dan warga menjadi bagian penting agar fasilitas tersebut tidak berhenti sebagai hasil program KKN, tetapi dapat terus menjadi ruang belajar, membaca, dan berkegiatan edukatif bagi anak-anak maupun masyarakat Desa Banjarsari.

Pos terkait