LINGKARPENA.ID | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar upacara Penetapan Waktu (Taptu) di Jalan Raya Siliwangi, tepat di depan Pendopo Palabuhanratu, Minggu (16/8/2026) malam.
Upacara tersebut dipimpin Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo dan dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta sejumlah peserta dari instansi pemerintah dan lembaga pendidikan.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pawai obor. Para peserta berjalan menyusuri Jalan Siliwangi, melewati kawasan Pasar Palabuhanratu dan Jalan Pangsor, hingga finis di kawasan Alun-Alun Palabuhanratu di depan Pendopo.
Suasana pawai berlangsung semarak. Nyala obor yang dibawa peserta menjadi simbol semangat perjuangan sekaligus penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo mengatakan, Taptu bukan sekadar tradisi menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan dan mengingat perjuangan para pendahulu.
“Obor ini melambangkan semangat yang harus terus menyala. Semangat itu harus kita wujudkan dengan kebersamaan dan sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Taptu juga merupakan bagian dari tradisi kemiliteran yang dilaksanakan setiap tahun. Dalam tradisi militer, Taptu berkaitan dengan panggilan malam bagi prajurit untuk kembali ke satuan dan mengikuti apel malam.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menilai kegiatan Taptu menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus pengingat agar generasi saat ini tidak melupakan perjuangan para pahlawan.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk menjaga persatuan, kekompakan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang paling penting ke depan kita tetap kompak dan penuh semangat. Jangan sampai ada perselisihan di antara kita. Kemerdekaan yang sudah diperjuangkan para pahlawan harus kita isi bersama dengan hal-hal yang positif,” kata Asep Japar.
Ia menegaskan, semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih baik apabila seluruh unsur masyarakat mampu menjaga kebersamaan dan saling mendukung.
“Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan. Mari kita jaga persatuan, kebersamaan dan terus bekerja dengan semangat untuk membangun Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.






