LINGKARPENA.ID | Kondisi Pasar Surade, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan publik setelah sebuah video berdurasi singkat viral di media sosial Facebook. Video tersebut diunggah oleh akun Rina Cahya Pratama, yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi infrastruktur dan kebersihan pasar terbesar di wilayah Pajampangan itu.
Dalam video yang beredar, Rina menyoroti kondisi pasar yang dinilai kumuh, jorok, serta jalanan yang rusak dan becek. Ia juga menyinggung adanya pungutan kepada para pedagang namun tidak diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang baik.
“Jalannya tawihwel, belok, becrek. Inilah pasar kita punya. Yang setiap paginya dipungutin Rp2.000 sampai sok diudag-udag parkirnya,” ucap Rina dalam video tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pasar dan berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait.
“Sok atuh viralin, sok atuh bareng-bareng. Jangan sampai barala, sampah bersarakan di mana-mana,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Pasar Surade, Nandang, saat dihubungi lingkarpena.id membenarkan bahwa kondisi kebersihan pasar saat ini memang belum maksimal.
“Terima kasih, terkait masalah kebersihan pasar memang kami akui belum terbilang baik. Kami dari pasar juga selalu menghimbau ke pengelola kebersihan,” ujarnya.
Nandang juga menjelaskan bahwa persoalan jalan dan drainase di kawasan pasar sudah diajukan untuk diperbaiki. Ia menyebut perbaikan tersebut akan segera direalisasikan oleh Dinas Perdagangan dan Industri.
“Masalah jalan dan drainase sudah kami ajukan. Insya Allah dalam waktu dekat ini akan segera direalisasikan oleh Dinas Perdagangan dan Industri,” katanya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Warga Pasar (Perwapas) Surade, Rudiana Marvel, mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur pasar terutama jalan lingkungan memang perlu penanganan segera. Ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikan perbaikan tersebut sebagai prioritas.
“Kami berharap ke depannya ada perbaikan di semua bidang,” singkat Rudiana.
Viralnya video tersebut menjadi perhatian masyarakat luas dan diharapkan dapat mendorong percepatan pembenahan infrastruktur serta peningkatan kebersihan Pasar Surade demi kenyamanan pedagang maupun pengunjung.






