LINGKARPENA.ID | Nani Supiati (67) warga Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, harus dilarikan ke RS Syamsudin Sukabumi, usai dirinya menjadi korban tabrak lari yang diduga oleh pengendara sepeda motor. Peristiwa itu terjadi di Jalan Palabuhan II Kota Sukabumi, pada Kamis (10/7/2025).
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha, membenarkan telah terjadinya peristiwa itu. Dikatakannya, kecelakaan lalu lintas itu tepatnya terjadi di Jalan Palabuhan II depan Kapling Pakidulan, Kelurahan Sindangsari, Kecamagan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada sekira pukul 06.00 WIB.
“Kendaraan dan pengemudinya belum diketahui, masih dalam penyelidikan,” ujar Ipda Andhika kepada Lingkarpena.id Kamis (10/7/2025).
Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut korban mengalami luka retak pada bagian bahu dan kemudian dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapat perawatan medis.
Informasi dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban yang hendak berangkat ke pengajian rutin di Masjid Al-Jihad, kemudian saat menyeberang jalan tiba tiba sebuah sepeda motor melaju kencang dari arah Kota Sukabumi menuju Palabuhanratu dan langsung menabraknya.
“Waktu kakak saya mau berangkat ngaji, sekitar pukul setengah enam pagi, dia nyeberang jalan. Nah pas nyeberang itu langsung ditabrak. Pengendaranya kabur begitu saja tanpa menolong,” kata Fajar Miftah (46), adik korban, kepada awak media.
Atas kejadian itu pihak keluarga korban telah melaporkannya ke Polres Sukabumi Kota, dan kasus itu tengah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Tindakan yang sudah dilakukan oleh Unit Laka Lantas adalah mendatangi lokasi kejadian melaksanakan Olah TKP, mencari saksi-saksi dan CCTV di sekitaran TKP beserta mengamankan Barang Bukti selanjutnya menuju ke RSUD R SYAMSUDIN SH Kota Sukabumi.
“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan Dihimbau untuk semua masyarakat pengguna jalan agar berhati-hati saat berkendara, patuhi peraturan lalu lintas utamakan keselamatan dibandingkan dengan kecepatan,” pungkas Ipda Andhika.






