LINGKARPENA.ID | Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mewakili Kota Sukabumi dalam tahapan presentasi kepala daerah pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Gedung BSKDN, Kamis (5/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memaparkan berbagai inovasi unggulan Kota Sukabumi yang berhasil menjadi perhatian nasional. “Mohon doa dari seluruh masyarakat Sukabumi, semoga hasilnya terbaik untuk kota kita tercinta,” ujar Ayep Zaki.
Adapun dua inovasi utama yang diunggulkan adalah SPANDA SANTUN, sistem digital terintegrasi yang mempermudah pengawasan pajak daerah, dan SMART-K, program kolaboratif di sektor perikanan yang terbukti meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan hingga 149 persen.
Inovasi-inovasi tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat dan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik, meningkatkan ekonomi lokal, serta membangun kolaborasi antar daerah. Pemerintah Kota Sukabumi juga bekerja sama dengan Kabupaten Garut dan Ngawi untuk memperluas dampak program budidaya ikan dan pemberdayaan UMKM.
Wali Kota Sukabumi menambahkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk memastikan keberlanjutan inovasi agar tetap berjalan meski terjadi pergantian kepemimpinan.
“Kami ingin inovasi di Sukabumi tidak berhenti di satu periode saja, tapi terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya kerja ASN serta masyarakat,” tegasnya.
Langkah Pemkot Sukabumi ini disambut positif oleh para penguji yang menilai inovasi tersebut memiliki keunikan dan dampak nyata di lapangan.
Dengan capaian tersebut, masyarakat Sukabumi berharap agar daerahnya bisa meraih penghargaan IGA 2025 dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain dalam membangun daerah berbasis inovasi dan kolaborasi.
Editor : Redaksi






