Yudha Sukmagara, Banggar DPRD Kab Sukabumi Difokuskan untuk Infrastruktur 2024

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara menyampaikan hasil rapat gabungan Banggar dan TAPD terkait prioritas penggunaan anggaran daerah 2024 nanti.

Disampaikan Yudha saat ditemui wartawan usai kegiatan mengatakan, DPRD Kabupaten Sukabumi sudah menggelar rapat gabungan badan anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi yang dipimpin Sekretaris Daerah, Ade Suryaman di gedung Aula BKPSDM Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Ketua DPRD : Jika MPLS Tidak Siap, Jangan Dilaksanakan

Yudha menjelaskan, rapat tersebut merupakan ekspose dari TAPD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) anggaran 2024 terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Jadi KUA-PPAS ini merupakan anggaran yang dibuat oleh Sekertaris Daerah untuk disampaikan kepada Kepala Daerah sebagai pedoman dalam penyusunan APBD mengenai rencana pembangunan di tahun 2024 mendatang,” terang Yudha, belum lama ini.

Baca juga:  Ketua DPRD Kabupaten, Himbau Masyarakat Waspada Jika Beli Hewan Kurban Harus Bebas PMK

Dikatakan Yudha, dari kegiatan rapat bersama tim banggar tersebut  kemudian ada beberapa poin yang nantinya akan dibahas secara internal oleh DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Anggaran pada tahun 2024 nanti diharapkan betul-betul sudah sesuai. Ya dimana nanti akan difokuskan terhadap pembangunan infrastruktur tahun depan,” jelasnya.

Selain itu kata Yudha, hal tersebut dilakukan dikarenakan setelah bertahun-tahun pembangunan infrastruktur terhambat oleh covid 19. Maka dari itu tahun 2024 mendatang pemerintah akan menggenjot kembali bidang pembangunan infrastruktur.

Baca juga:  Sempat Viral, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Klarifikasi Soal Isu Pemukulan di THM

“Percepatan pembangunan infrastruktur ini sangat penting dan harus menjadi sebuah trigger untuk bisa membangkitkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.*

Pos terkait