Warga Kecamatan Sukabumi Nemi (69) ditemukan terbaring lemah seorang diri di rumahnya. [Foto: wan]

Miris, Nasib Kakek di Sukabumi Sakit Terbaring Lemah Seorang Diri

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena,id, Kabupaten Sukabumi – Miris, seorang kakek tua di Kabupaten Sukabumi ditemukan seorang diri di rumahnya, Kamis (12/08/2021) siang. Kakek tua yang diketahui bernama Nemi (69) tersebut, terlihat terbaring lemah diatas tempat tidurnya.

Diketahui, Nemi, tinggal di Desa Warnasari Kecamatan Sukabumi seorang diri. Saat ini kondisinya sedang proses pemulihan akibat menderita stroke yang dialaminya.

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Rudi Karyadi mengatakan, Nemi merupakan warga setempat yang telah menetap lama di daerah tersebut sejak tahun 1982.

Baca juga:
Rumah Seorang Nenek di Caringin Sukabumi, Ludes Terbakar

“Ya yang bersangkutan memang dari dulu tinggal sendiri. Nemi tidak ada keluarga dekat disini,” tutur Rudi kepada awak media, Jumat (13/08/2021) siang.

Rudi melanjutkan, sebelumnya Nemi bisa beraktifitas normal, dan sering membantu warga sekitar untuk menjadi kuli serabutan. Aktivitas yang dilakukan Nemi dulu, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

“Sakitnya ini, baru diketahui sejak beberapa hari kebelakang. Setelah dibawa ke rumah sakit oleh pemuda sekitar, baru diketahui kalau dia terkena stroke,” terangnya.

Baca juga:
Kapolres Sukabumi Kota Monitoring Vaksinasi Mobile Bagi Lansia di Desa Warnasari

Hingga saat ini, Nemi masih dirawat di rumahnya, di Kampung Cisarua Girang, Desa Warnasari Kecamatan Sukabumi. Rudi berharap agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi bisa segera membantu penanganan Nemi. Kondisinya masih membutuhkan proses pengobatan lanjutan, serta pelunasan biaya pengobatan rumah sakit saat dirawat kemarin.

“Saya berharap dinas terkait dari Kabupaten Sukabumi bisa segera melakukan penanganan terkait kasus ini. Tadi dari Camat Sukabumi memang sudah dikabarkan akan ditindaklanjuti untuk dibawa ke panti jompo. Yaa mudah-mudahan bisa segera ditangani, agar Nemi bisa mendapatkan perawatan yang layak,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi melalui Sekretaris Dinasnya mengatakan akan segera menindaklanjuti perihal kasus ini.

Reporter: wan
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan