Kepala Desa Gunung Bentang Jajat Sudrajat saat berfoto bersama penerima manfaat Rutilahu, Sabtu (13/11). [Foto: Ist]

40 Unit Rutilahu di Desa Gunung Bentang Sagaranten, Kades Lakukan Monitoring Pekerjaan

KABUPATEN SUKABUMI

LINGKARPENA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Bentang, Kecamatan Sagaranten lakukan monitoring progres pekerjaan rumah tidak layak huni RUTILAHU sebanyak 40 unit, pada Sabtu (13/11). Program tersebut merupakan anggaran yang bersumber dari Provinsi Jawa Barat, tahun 2021.

Kepala Desa Gunung Bentang Jajat Sudrajat mengatakan pada Lingkarpena.id hal itu dilakukan agar proses dalam pengerjaan rutilahu ini tepat guna dan tepat sasaran. Kata Jajat, mengingat intensitas curah hujan saat ini cukup tinggi dengan arus angin yang kencang khususnya di Kabupaten Sukabumi cukup riskan jika pekerjaan tidak segera diselesaikan.

Baca juga:  KONI Kabupaten Sukabumi Target Juara 10 Besar di Porda Jabar

Monitoring ritilahu dilakukan Kepala Desa di kedusunan Cisireum, Dusun Ciketa dan Dusun Pasir Sempur, yang ada di wilayah Desa Gunung Bentang.

“Ada sebanyak 40 unit di desa Gunung Bentang yang mendapatkan bantuan program Rutilahu dari Provinsi Jawa Barat ini,” kata Jajat, Sabtu (13/11) siang.

Dirinya berharap dalam pekerjaan Rutilahu ini, warga melihat kondisi cuaca saat sekarang ini. Kendati demikian, lebih cepat selesai bukan berarti melupakan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan.

Baca juga:  Jembatan Penghubung Dua Kedusunan di Desa Sukamanah Cimanggu Ambruk

“Harap saya pada pelaksanaan kegiatan pembangunan Rutilahu, agar tetap mewaspadai dan berhati-hati mengingat cuaca saat ini,” terang Jajat.

Dikatakan Jajat, progres pekerjaan Rutilahu sendiri sudah mencapai 90 persen. Dan pekerjaan diperkirakan akan rampung pada awal bulan Desember akhir tahun ini.

“Semoga warga masyarakat dapat merasakan manfaat dari program rumah tidak layak huni ini,” imbuhnya.

Baca juga:  Tiga Kepala Daerah Resmikan Jembatan Cibuni

 

 

 

Reporter: Aris Wanto

Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan