LINGKARPENA.ID – Di HUT Infanteri Ke-73 tahun 2021, jajaran Koramil 2208/Nyalindung menggelar kegiatan bakti sosial penataan Tembok Penahan Tanah (TPT). Kegiatan dilaksanakan di Masjid Jami Nurul Falah, Kampung Cijangkar RT 03/07 Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 16 Desember 2021.
Diketahui, Masjid Jami Nurul Falah Cijangkar mengalami erosi akibat longsor beberapa waktu lalu. Mengingat hal penting tersebut, jajaran Koramil 2208 Nyalindung di hari ulang tahun Infantri ke-73 melakukan kerja bakti perbaikan TPT Masjid yang tergerus, longsor itu.
Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung Danramil 2208/Nyalindung Kapten Infantri Kusmana yang didampingi oleh P2BK Nyalindung A.Ahmad, Babinkamtibmas Cijangkar Bripka Muldani dan Bripda Aldi Garda Pranata. Dukungan mengalir dari Pemerintah Desa Cijangkar yang diwakili oleh Kadus Sindangsari Suhanda, Kasatgas Linmas Heri Nurjahid serta tokoh masyarakat setempat bersama-sama melaksanakan kegiatan bakti sosial tersebut.
“Kegiatan ini dalam rangka HUT Infanteri Ke-73 tahun 2021 dengan tema “Infanteri yang Solid, Visioner dan Profesional” dengan tujuannya adalah agar dapat meningkatkan sinergitas TNI dengan masyarakat melalui kegiatan nyata,” ucap Danramil Nyalindung yang diwakili Sertu Agus M kepada Lingkarpena.id.
Sertu Agus M menambahkan, “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk aksi nyata TNI dalam rangka memperingati HUT Infantri ke 73 tahun 2021. Infanteri yang Solid, visioner dan profesional yang bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan rasa gotong-royong di masyarakat,” tambah Sertu Agus M.
Sementara itu, pemerintah desa Cijangkar Ahmad menambahkan, dirinya berharap agar kegiatan bakti sosial dapat menumbuhkan semangat budaya gotong-royong yang mulai memudar. Dirinya menilai, saat ini kegiatan gotong-royong di daerah mulai pelan-pelan sirna.
“Aksi yang dilakukan TNI ini sangat Bagus. Ya kegiatan semacam ini patut dilestarikan lagi oleh warga masyarakat. Saya berharap ini bisa terus berlanjut dan di tingkatkan lagi oleh masyarakat,” sambungnya.
Reporter: Redi Reviandi
Redaktur: Akoy Khoerudin






