Banjir Rendam 4 Rumah Warga di Kota Sukabumi 

LINGKARPENA.ID – Hujan deras yang kembali mengguyur wilayah Kota Sukabumi mengakibatkan Sungai Cipelang meluap pada Kamis 16 Desember 2021 sekitar pukul 16.30 WIB. Luapan sungai Cipelang membuat sedikitnya empat rumah warga di Jalan Karamat RT 06/09 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh terendam banjir dengan ketinggian hingga 30 centimeter.

Salah seorang warga yang rumahnya terendam, Ardiansyah (35) menyebut hampir setiap turun hujan ia dan keluarganya dihantui rasa was-was lantaran sewaktu-waktu air kembali merendam seisi rumah. Apalagi, Ardiansyah dan keluarganya tinggal di rumah yang permukaan tanahnya lebih rendah ketimbang jalan dan saluran drainase atau selokan. Kondisi diperparah dengan semakin menyempitnya saluran pembuangan air.

Baca juga:  Miras Oplosan Renggut Dua Nyawa ABG Warga Surade Sukabumi 

“Selokan dangkal terus dikirim air dari Sungai Cipelang yang meluap, otomatis airnya naik ke rumah saya. Hampir setiap hujan deras, ditambah sungai meluap, sudah pasti banjir. Sudah tidak terhitung berapa kali rumah saya kebanjiran. Yang paling khawatir itu kalau malam hari hujan deras, saya sampai tidak bisa tidur takut tiba-tiba air masuk ke rumah lagi,” kata Ardiansyah.

Baca juga:  Sejumlah Bencana Alam Terjadi di Sukabumi, Longsor, Jembatan Ambruk hingga Banjir Bandang Rusak Lahan Pertanian

Ia berharap saluran pembuangan air bisa diperlebar dan permukaan tanahnya tidak lebih rendah dari saluran pembuangan air. Kemudian ia juga meminta agar tak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai atau selokan.

“Meskipun sudah pasang tanggul supaya air tidak masuk ke rumah, kalau lagi meluap ya bisa melewati tanggul itu, terus banjir seisi rumah. Banjir juga menyisakan lumpur dan sampah,” pungkas Ardiansyah.

Baca juga:  Targetkan 1000 Orang dalam Dua Hari, Ini Penjelasan Kabag SDM Polres Kota

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani menyebut, berdasarkan hasil penanganan sementara di lapangan tak ada kerusakan berarti akibat banjir tersebut.

“Segera setelah mendapat laporan petugas diterjunkan ke lokasi. Saluran drainase yang tersumbat material sampah sudah dibersihkan. Warga juga sudah diimbau waspada dan segera melapor apabila terjadi banjir susulan,” pungkas Imran.(***)

 

 

 

 

 

Reporter: lingkarpena.id

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait