Warga Kadudampit Sukabumi Disisir, BIN Jabar: Targetkan Santri dan Pelajar Prioritas Vaksinasi

LINGKARPENA.ID – Pemerintah Indonesia terus melakukan percepatan capaian vaksinasi Covid-19, guna menekan dan mengurangi resiko penularan virus corona.

Seperti yang dilakukan Badan Intelijen Negara Jawa Barat dengan menyelenggarakan vaksinasi massal menyisir pelajar, santri dan warga masyarakat umum wilayah Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/12/2021).

Vaksinasi dilakukan guna kekebalan kelompok atau herd immunity terbentuk, sehingga bisa mengakhiri pandemi ini. Pada bulan Desember ini capaian vaksinasi harus sudah mencapai 70 persen, bahkan lebih.

“Ini merupakan upaya BIN mempercepat cakupan vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal, sebagai antisipasi dan menekan angka penularan Covid-19,” jelas Kepala BIN Daerah Jawa Barat Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto.

Baca juga:  1000 Paket Sembako Disalurkan Koramil 0607-09 Cisaat Sukabumi

Vaksinasi yang menyasar pelajar, santri dan masyarakat umum digelar di beberapa wilayah. Selanjutnya dilaksanakan di Desa Gede pangrango di Aula desa, Desa kadudampit di Aula desa, Desa Muara Dua di Posyandu Angrek RT 23/05 Kampung Muara2, Desa Sukamaju di Posyandu Laeli RT 19/7, Desa Cikahuripan di Posyandu Kenanga RT 31/7, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi dengan sasaran keseluruhan 1500 dosis vaksin 1 dan 2.

Dedy menerangkan, vaksinasi ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar BIN menyelenggarakan secara door to door atau menyambangi langsung masyarakat di pelosok-pelosok yang tidak terjangkau oleh vaksinasi massal.

Baca juga:  Budi Zaboer: Kader Gasak 46 SC Wajib Menang Menjadi Ketua KNPI

Kegiatan vaksinasi ini pun merupakan akselerasi program 3 juta dosis vaksin per hari sehingga target herd immunity atau kekebalan komunal bisa mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

“Perjuangan masih belum berakhir, ikhtiar masih perlu dioptimalkan dan vaksinasi ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih,” kata Dedy.

Meski begitu, Dedy mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan abai protokol kesehatan walaupun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Dedy meminta masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan 5M.

“Tetap lakukan protokol kesehatan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ucap Dedy.

Baca juga:  Perebutan Calon Ketua KNPI Kabupaten Sukabumi Semakin Ketat Hingga Dua Putaran 

Sementara itu, Yana Damara anggota BPD Desa Kadudampit mengatakan, kami warga sangat apresiasi dengan bantuan BIN bisa bekerjasama melaksanakan vaksinasi massal pelajar, santri dan masyarakat umum di wilayah kecamatan Kadudampit ini. Sehingga warga masyarakat pelosok perkampungan bisa turut melaksanakan vaksinasi.

Diperkuat dengan pernyataan Camat Kadudampit mengatakan, “Warga masyarakat yang jauh ke Puskesmas atau ke Kantor Desa bisa melaksanakan vaksinasi dengan program BIN ini. Vaksinasi dilaksanakan secara door to door dengan menyisir warga masyarakat di setiap pelosok sangat efektif,” pungkas Enjang.(***)

Pos terkait