Karhutla Hanguskan Sekitar 5 Hektare Lahan Perkebunan di Simpenan Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan perkebunan Cihaur, Kampung Pamipiran RT 01/04, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026) malam.

 

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan lahan alang-alang serta area perkebunan seluas kurang lebih 5 hektare terbakar. Jarak lokasi kebakaran dengan permukiman warga diperkirakan sekitar 2 kilometer.

 

Danpos Damkar Palabuhanratu, Amirudin Haq, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.34 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 20.03 WIB untuk melakukan penanganan.

Baca juga:  Meriahkan HUT RI ke78, Puluhan Linmas Ikuti LKBB di Kecamatan Simpenan Sukabumi

 

“Begitu menerima laporan, petugas Posko Palabuhanratu langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan api tidak meluas. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 5 hektare,” ujar Amirudin Haq.

 

Menurutnya, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, berdasarkan laporan awal di lapangan, terdapat dugaan api berasal dari ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga:  Tercatat Ada 20 Titik Bencana di Kota Sukabumi Akibat Cuaca Ekstrem

 

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Yang terpenting saat ini kami bersama unsur terkait melakukan pemantauan agar api tidak kembali menyala dan merembet ke area lain,” jelasnya.

 

Dalam penanganan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Sukabumi Posko Palabuhanratu bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, P2BK Simpenan, pemerintah desa serta unsur RT dan RW melakukan assessment dan pemantauan di lokasi.

Baca juga:  Bertahan dari Kepedulian, Yayasan Pelita Jiwa Permata Rawat Puluhan ODGJ Tanpa Memungut Biaya

 

Hingga malam hari, sejumlah titik api masih terlihat sehingga petugas tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

 

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian materi akibat kebakaran masih dalam tahap kajian.

 

P2BK Simpenan juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Desa Sangrawayang dan Forkopimcam Simpenan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran.(adv).

Pos terkait