Kerasukan Massal PT Daehan Global, Ini Kata Eks Karyawan

Tampak depan perusahaan PT Daehan Global di Jalan Raya Karangtengah Cibadak.| Foto: Rudi Tanjung

LINGKARPENA.ID | Beginilah situasi usai insiden kerasukan massal yang dialami sejumlah karyawan di PT Daehan Global yang berada di Jalan Raya Karangtenggah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/06/2022) Sore.

Bardasarkan pantauan LingkarPena.id sejumlah karyawan dilaporkan mengalami kerasukan massal untuk yang kesekian kalinya. Pihak perusahan terpaksa memulangkan karyawan yang berada di Gedung Daehan II guna mencegah dampak yang lebih luas.

Baca juga:  Desa Kebonpedes Salurkan DD Untuk Pemberdayaan Masyarakat Program Ketahanan Pangan.

Saat coba dikonfirmasi kepada pihak perusahan terkait kerasukan massal yang kerap terjadi, sampai saat ini awak media belum bisa mendapatkan keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait insiden tersebut.

Namun, menurut salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, dulu dilokasi yang dibangun sekarang oleh pihak perusahaan adalah bekas makam yang sudah dipindahkan. Sangat besar kemungkinan itu salah satu sebab, mengapa para karyawan sering mengalami kerasukan mahkluk halus.

Baca juga:  Disperkim Sukabumi Garap RTLH dan Sumur Bor dalam Program TMMD ke-130 di Ciemas

“Dulu banyak makam disana. Ya sebelum dibeli dan dibangun oleh pihak perusahan,” kata tokoh masyarakat disana yang engan di sebutkan namanya kepada Lingkarpena.id kamis (16/6/22).

Sementara itu, dari beberapa penggalaman eks karyawan yang pernah bekerja di perusahan tersebut juga pernah melihat penampakan makhluk halus di area perusahan.

“Dulu saya pernah melihat wanita berambut panjang, memakai baju putih, saat itu saya hendak ke kamar kecil (WC),” kata, Lili Eks karyawan Gedung II Daehan Global.

Baca juga:  Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Pendapat

Lanjut dia, dilokasi perusahaan dulu penerangan disana masih minim dan itu mungkin yang menarik perhatian mahkluk halus.

“Mungkin ya, soalnya dulu fasilitas penerangan di sana memang masih minim. Terutama di area Toilet yang diperuntukan buat karyawan,” kenangnya.

Pos terkait