Rumah Uyat di Ciemas Tertimpa Pohon

Pohon tumbang dan timpa rumah milik warga Ciawet Desa Tamanjaya Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/6/22).| Foto: p2bk

LINGKARPENA.ID | Sebuah pohon Mangga tumbang dan menimpa rumah milik Uyat warga Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi pada Ahad 26 Juni 2022. Peristiwa pohon tumbang saat terjadi angin kencang pada pukul 16.30 wib.

Bencana alam pohon tumbang terjadi di Kampung Ciawet RT 03/10 Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Pohon dengan ukuran panjang 8 meter tersebut menimpa bagian belakang rumah milik Uyat.

Baca juga:  TPT Ambruk Timpa Rumah Warga Cisolok Sukabumi, Pemilik Rumah?

Bedasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Ciemas, Idrus mengatakan, kejadian pohon tumbang tersebut dipicu oleh angin kencang yang terjadi dikawasan Tamanjaya sehingga menyebabkan pohon Mangga tersebut roboh.

“Pohon Mangga merupakan milik Pak Damri tetangga Pak Uyat. Beruntung saat roboh menimpa bagian belakang rumah. Penguni rumah saat pohon tumbang sedang berada di bagian ruang tamu,” jelas Idrus.

Baca juga:  Roadshow UKW PWI Jabar Angkatan 66, 67 dan 68 Resmi Digelar di Hotel Selabintana

Atas kejadian tersebut p2bk segera melakukan koordinasi dengan aparat muspika Kecamatan Ciemas, relawan bencana serta pihak pemerintah desa setempat. Petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan asesmen dan pendataan di lokasi rumah milik Uyat tersebut.

“Meski tidak ada korban jiwa, namun kondisi rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dapur. Petugas bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi pohon Mangga secara bergotong-royong,” tambahnya.

Baca juga:  158 Desa yang Dilanda Bencana Alam di Sukabumi

Lanjut Idrus, tiga jiwa penghuni rumah semuanya selamat dalam insiden tersebut. Meski kondisi rumah bagian belakang mengalami kerusakan dan sebagian perabotan ikut rusak namun rumah masih bisa dihuni oleh pemiliknya.

“Kerusakan hanya pada bagian dapur. Dibutuhkan material seperti Genteng, Kayu, Reng dan Bambu untuk perbaikan rumah. Kerugian material masih dalam hitungan Kadus Pasirbaru dan Pemdes setempat,” sambung Idrus.**

Pos terkait