Cekcok Soal Utang Piutang Berakhir di Kantor Polisi

Nasabah dan Karyawan Kosipa saat berdamai di Kantor Polsek Parakansalak.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Lagi warga masyarakat Sukabumi kembali berurusan soal utang piutang dengan sebuah koperasi dan berujung di Kantor Kepolisian Sektor Kalapanunggal Polres Sukabumi.

Peristiwa bermula, saudara JJ (20) seorang karyawan dari sebuah koperasi simpan pinjam di wilayah Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi hendak menagih uang cicilan pinjaman koperasi kepada saudari U (37) seorang ibu rumah tangga.

Nasabah U, ini merupakan warga Desa Tugubandung Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Jawa barat, pada hari Jumat (02/09/22) sekira pukul 13.00 wib, di Kampung Pasir Haur RT 03/03 Desa Cihamerang Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi cekcok soal pinjaman bersama karyawan koperasi.

Baca juga:  Jelang Nataru, Polsek Parakansalak Sweeping Miras, Hasilnya?

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Kalapanunggal Polres Sukabumi AKP Fery Poloso, pada saat JJ bertemu dengan saudari U, kemudian JJ menagih utang guna membayar cicilan koperasi. Pada saat itu saudari U tidak bisa membayar cicilan untuk Minggu ini, akhirnya JJ meminta jaminan kepada saudari U berupa Handphone.

“Saat JJ meminta jaminan Handphone kepada saudari U, sempat terjadi dorong mendorong antara kedua belah pihak. Dan mengakibatkan saudari U terjatuh,” ungkap AKP Fery Poloso. Sabtu (04/08/22).

Baca juga:  Ribuan Butir Obat Terlarang dan Dua Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi di Sukabumi

Atas peristiwa tersebut, akhirnya kedua belah pihak datang ke Polsek Kalapanunggal Polres Sukabumi guna menyelesaikan permasalahannya.

Menurut Fery, kedatangan keduanya diterima dengan baik oleh petugas piket Polsek Parakansalak Polres Sukabumi.

Kemudian lanjut Fery, setelah menerima pengaduan kedua belah pihak, akhirnya Kapolsek dan anggota berupaya memediasi kedua orang tersebut dengan cara musyawarah secara kekeluargaan.

Baca juga:  Rusaknya Pos Karcis Objek Wisata Ujunggenteng, Ini Tanggapan Anggota Komisi IV DPRD Kab Sukabumi

“Keduanya setuju serta akhirnya mencapai kata sepakat bahwa masalahnya setuju diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan,” ujar Fery.

Fery juga menjelaskan, kedua belah pihak baik JJ dan saudari U, menyadari permasalahan itu hanya kesalahpahaman saja diantara keduanya.

Pos terkait