Polda Jabar; Sebaran Video soal Kerusakan Gempa Garut, Hoaks!

Kabid Humas Polda Jabar nyatakan video yang tersebar soal gempa garut adalah hoaks.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Polda Jawa Barat, melakukan siaran pers terkait adanya informasi yang tersiar melalui video terkait bencana gempa bumi Kabupaten Garut yang terjadi pada Sabtu 3 Desember 2022 kemarin.

Viral video gempa bumi yang berkekuatan 6.4 SR terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2022) sore tersebut terjadi sekitar pukul 16:49 WIB.

Baca juga:  Seluruh Perwira Polres Sukabumi Kota Ikuti "In House Training"

Pasca terjadi gempa, tersebar luas sebuah video yang menggambarkan kerusakan sejumlah rumah dan korban luka-luka dalam tayangan video yang disebarkan tersebut.

“Polres Garut sudah melakukan klarifikasi terkait informasi tersebut. Video itu adalah berita yang tidak benar, atau haoks. Dari hasil penelusuran, video itu sudah disebarkan beberapa waktu ke belakang dan bukan terjadi hari kemarin,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, dalam keterangan tertulisnya Minggu (4/12/22).

Baca juga:  Viral! Dugaan Pungli di Jembatan Amblas Bojongkopo, Aparat Turun Tangan dan Siap Tindak Tegas

Lanjut Ibrahim, Tim cyber sudah melakukan penyelidikin dan pengunggah video adalah pemilik akun TikTok @gr4g33. Dalam postingannya video itu diposting tiga hari yang lalu.

“Jadi selain video yang diunggah pemilik akun TikTok @gr4g33, ada juga dua video hoaks lainn menyebutkan dalam videonya adalah dampak dari gempa bumi Garut,” sebut Ibrahim Tompo.

Baca juga:  Banjir Luapan Sungai Rendam Permukiman di Cibadak, Warga Bergerak Evakuasi Mandiri

Lanjut Kabid Humas Poda Jabar menambahkan, Polres Garut dalam klarifikasinya mengatakan, jika video-video yang beredar tesebut adalah hoaks dan tidak benar.

Kabid Humas Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat agar bijak dalam menggunakan media sosial, apalagi menyikapi informasi soal bencana yang tersebar di media sosial.**

Pos terkait