Diguyur Hujan Angin, MI Darul Ulum Rambay Ambruk

Lingkarpena.id. SUKABUMI – Hujan disertai angin kencang menyebabkan bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum, Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi ambruk. Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dini hari tadi, Sabtu (5/12/2020).

Kepala Desa Rambay, Suryadi mengatakan, tingginya intensitas curah hujan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diperkirakan menjadi salah satu penyebab ambruknya bangunan sekolah tersebut. Ditambah kondisi sebagian bangunan yang sudah semakin lapuk dimakan usia.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Wajibkan Izin Resmi Parkir Wisata, Tenggat Hingga 30 Juni 2026  

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, angin cukup kencang dan hujan semalaman tak henti, sehingga bangunan sekolah ambruk,” ujar Suryadi kepada Lingkarpena.id, melalui pesan WhatsApp.

Baca juga: Diterjang Hujan Angin, Pohon Tumbang Di Mana-Mana

Baca juga: Diprediksi Hujan Petir, BMKG Imbau Warga Waspada

Lanjut Suryadi, beruntung saat kejadian ambruknya bangunan sekolah MI tidak pada saat aktivitas belajar mengajar. Sehingga tidak sampai menelan korban jiwa maupun luka.

Baca juga:  Jelang Arus Mudik Lebaran, Satlantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Hal Ini?

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada saat bencana ambruknya bangunan sekolah itu. Karena posisinya masih pagi sekali. Tak terbayangkan jika peristiwa itu terjadi pada waktu anak-anak belajar,” terangnya.

Dari ambruknya bangunan sekolah tersebut, belum diprediksi kerugian yang dialami pihak yayasan. Yang jelas menurutnya, pihaknya bersama warga membantu mengevakuasi reruntuhan bangunan sekolah dan membuat laporan kepada Petugas Penanggulangan Bencana Nasional (P2BN) Kecamatan Tegalbuleud atas bencana tersebut.

Baca juga:  Kades Cijalingan Tidak Bisa Pastikan Hadir Saat Dengar Pendapat dengan DPRD

“Ya, kalau perkiraan kerugian bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Namun, itu belum dihitung baru prediksi saja. Kami coba bantu evakuasi bersama masyarakat dan sudah melaporkan bencana ini ke P2BN,” pungkasnya.

Reporter : Akoy Khoerudin
Redaktur : Garis Nurbogarullah

Pos terkait