LINGKARPENA.ID | Progres kegiatan Replikasi Program Kotaku di 13 Desa yang masuk pada wilayah Sukabumi Utara dan saat ini sudah memasuki tahapan perencanaan berupa penyusunan Detail Engineering Design (DED).
Hal itu dikatakan Ahli Muda Teknik Penyehatan Lingkungan Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Disperkim Kabupaten Sukabumi Arif Rahman.
“13 desa itu meliputi 3 desa di Kecamatan Cicurug yakni Caringin, Mekarsari, Kutajaya. Lalu 2 desa di Kecamatan Cibadak yakni Tenjojaya dan Neglasari. Kemudian 2 desa di Kecamatan Cisaat yakni Cibatu dan Babakan,” ungkapnya kepada wartawan.
Selain itu, lanjut Arif, 3 desa di Kecamatan Sukaraja yakni Margaluyu, Pasirhalang, Limbangan, 2 desa di Kecamatan Sukabumi yakni Parungseah, Sudajayagirang dan terakhir 1 desa di Kecamatan Kecamatan Cicantayan yakni Cimahi.
“Proses replikasi di 13 desa pada April kemarin sudah masuk penyusunan DED setelah sebelumnya pada bulan Februari dan Maret kita lakukan survei ke lapangan dan sosialisasi ke masyarakat. Progresnya kita sudah melaksanakan DED itu dari 13 desa, tinggal 5 desa lagi,” beber Arif.
Arif menambahkan, sesuai dengan regulasi yang ada, dalam pelaksanaan program ini Disperkim menggandeng Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) sebagai subjek program dalam melakukan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi.
“Sementara itu, keberlanjutan program akan dibantu oleh tim konsultan yang telah disiapkan Kementerian PUPR dan Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Ditambahkannya, untuk Replikasi Program Kotaku mengacu pada 7+1 indikator kumuh, antara lain peningkatan kualitas jalan, pembangunan drainase, persampahan dan lain sebagainya di kawasan permukiman kumuh.
“Adapun untuk target tahapan fisik di 13 Desa tersebut pada bulan Mei 2023 ini,” kata Arif.
“Dari 61 desa itu yang digarap tahun sekarang itu sisanya, ada 28 desa lagi. Tahun ini yang dikerjakan sebanyak 13 desa, sisanya dituntaskan tahun depan,” pungkasnya. (*)






