Kemenag Kabupaten Sukabumi Gelar Acara Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

FOTO: Pembukaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan KKG Kemenag Kabupaten Sukabumi di Gedung IKM Surade, Senin (29/7/24).| Jajang S

LINGKARPENA.ID | Pembukaan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan KKG Kabupaten Sukabumi Jawa Barat 0028, 0025, 0049, Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, dengan mengusung tema; “Peningkatan Kompetensi kepala madrasah dan guru melalui kegiatan PKB menuju madrasah maju, bermutu, dan mendunia”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) Sentra Opak Jampang, Jalan Cirangkong, Kecamatan Surade, pada Senin, 29 Juli 2024.

Kegiatan pembukaan PKB dihadiri oleh Fasda, Ketua Pokjawas dan jajaran Pengawas, serta seluruh peserta PKB dari delapan kelompok kerja MGMP. Acara secara resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi ini diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Madrasah Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi Maman Hidayat.

Baca juga:  1.254 Siswa PAG Setukpa Lemdikat Polri Sukabumi, Dilantik Jadi Inspektur Dua Polisi

“Program PKB ini bertujuan meningkatkan kompetensi para kepala madrasah dan guru. Artinya guru termasuk para kepala madrasah bukan saja hanya mengajar tetapi harus juga belajar. Hari ini kita mendatangkan para pemateri yang telah memiliki kompetensi yang telah di uji oleh pihak kementerian agama,” jelas Maman.

Lanjut Maman, para pemateri pemateri akan memberikan transfer pengalaman, terlebih pihaknya akan memberikan penguatan materi kepada peserta se wilayah VI kaitan dengan penguatan moderasi beragama, dan juga di dalamnya menciptakan bagaimana menerapkan konsep pembelajaran yang anti kekerasaan, ramah anak di madrasah dan juga ramah anak berkaitan dengan bagaimana pendidikan inklusi di madrasah.

Baca juga:  SDN Cilimus Jampangtengah Sukabumi Ambruk
FOTO: Peserta saat menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya sebelum kegiatan dimulai.| jajang S

“Pendidikan inklusi itu adalah siswa atau masyarakat yang datang ke madrasah memiliki kebutuhan khusus, misalnya IQ nya kurang, cacat fisik, Insaya Allah madrasah siap menampung siswa berkebutuhan khusus. Hari ini kami memberikan pembekalan materi kepada para kepala madrasah dan guru bagaimana cara menangani siswa berkebutuhan khusus,” paparnya.

Lebih rinci Maman menjelaskan, pihaknya kini sedang menciptakan moderasi beragama dalam madrasah. Menciptakan madrasah yang ramah anak. Artinya siswa yang datang dan belajar di madrasah menjadi sesuatu yang menyenangkan. Harapan kedepannya KBM yang menyenangkan ingin melahirkan siswa siswa bukan saja pintar tetapi juga berakhlak.

Baca juga:  Ini Jumlah Calon Jemaah Haji Kabupaten Sukabumi Tahun 2024

Dalam kesempatan tersebut, Maman menghimbau kepada seluruh peserta PKB untuk dapat mengikuti semua proses pembelajaran dengan tuntas. Maman juga mengingatkan para Guru untuk dapat memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya. Selain membuka secara resmi kegiatan PKB, Maman juga memberikan materinya terkait P5 dan PPRA.

“Selamat belajar, tidak ada istilah berhentj dalam belajar. Gunakan waktu dan kesempatan sebaik-baiknya untuk belajar yang sungguh-sungguh. Terus ikuti dan serius hingga manfaat nya dpat dirasakan yang berimbas pada peserta didik,” jelasnya.

Diacara yang sama berlangsung pengukuhan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah se wilayah Kecamatan Ciracap, Surade, Jampangkulon dan Cimanggu untuk masa bakti 2024 – 2027.

Pos terkait