LINGKARPENA.ID | Calon wakil Bupati di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, Zainul, menyambangi keluarga besar Al Jalil Surade. Kedatangan Zainul ke keluarga besar istrinya itu dalam rangka silaturahmi.
Berpenampilan sederhana, Zainul tiba di rumah keluarga istrinya itu disambut kerabat dan handai taulannya sekira pukul 10.15 WIB. Tak ada jamuan istimewa. Beberapa saudara dan kerabatnya yang sejak pagi berkerumun menanti sang Calon wakil Bupati Sukabumi ini. Saat tiba Zainul langsung masuk ruangan tengah rumah, duduk berderet layaknya kebiasaan warga desa menjamu tamu.
Saat pembawa acara memberi waktu untuk bicara, Zainul tertegun sejenak. Ia terdiam. Matanya berkaca kaca. Dirogohnya saputangan dari kantong celananya, lalu diusapkan menyeka air matanya yang menitik.
“Saya sedih…. Ternyata saudara saya disini banyak…. Saya teringat perjuangan beliau. Beliaulah yang mendidik saya selama ini. Sekarang beliau masih bisa melihat saya..dan bersama saya…,” ucapnya sambil terbata bata seraya melirik ke seseorang yang duduk disampingnya, ya dia adalah Lukas Mulyana, mertuanya.
Diketahui, Frisila Lukas isteri Zainul, adalah anak dari Lukas Mulyana. Sementara nama Lukas Mulyana sendiri bukan hal asing ditelinga warga Kabupaten Sukabumi. Ia semasa mudanya sempat menjabat sebagai camat dan karier terahir dibirokratnya sebagai staf ahli Bupati.
Dalam acara silaturahmi itu Zainul hanya berharap doa dari saudara dan kerabatnya, “Saya mohon doa dari saudara semua, jika Allah menghendaki saya berencana mencalonkan diri di Pilkada sekarang,” jelasnya.
Zainul lahir di Tangerang pada 17 Juli 1963. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Pasar Anyar pada 1975, kemudian SMPN 1 Tangerang di tahun 1983, SMAN 2 Tangerang pada tahun 1983.
Pendidikan S1 ia jalani di ST Manajemen IMMI di tahun 2005 dan gelar S2 Magister Ilmu Administrasi ia dapatkan dengan menempuh pendidikan di STIA YAPPANN Jakarta di tahun 2007.
Sebagai seorang abdi negara, Zainul mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pemerintahan, ia meraih dua Satyalancana, Satyalancana Karya Satya 20 tahun pada tahun 2013 dan Satyalancana Karya Satya 30 tahun pada 2016.
Saat ditanya lingkar pena.id terkait strategi yang apa akan digunakan dipilkada Sukabumi 2024, “Strategi umum saja lah… Kesini juga silaturahmi sama keluarga, nggak ada yang khusus, yang wajar wajar saja, kesini juga silaturahmi sama keluarga,” jawabnya.
Secara peta kekuatan? “Saya pikir masing masing bisa saja mengklaim, nggak bisa saya mengklaim disini kekuatan saya, siapa tahu bukan,” Pungkas Zainul.






