LINGKARPENA.ID | Sebuah bangunan dengan berukuran 6 x 12 meter yang digunakan sebagai tempat pengolahan kopra, di Kampung Tegalpanjang RT 02/01, Desa/ Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, terbakar hebat, pada Kamis kemarin (7/11/2024).
Kebakaran yang menghanguskan bangunan kopra milik Sandi (37) itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB.
Dalam keterangan tertulisnya P2BK Tegalbuleud menyebutkan, penyebab kebakaran berasal dari api tungku. Kemudian api merambat dan membakar tumpukan batok kelapa yang berada disekitar tungku.
“Penyebabnya karena adanya api yang merambat dan membakar tumpukan batok kelapa. Katanya batok kelapa yang terbakar itu sebagai cadangan bahan bakar,” ujar Noris, P2BK Tegalbuleud kepada lingkar pena.id, Jumat (8/11) sore.
Selain bangunan yang ludes terbakar, mesin pengolahan minyak dan genset pun tinggal kerangka usai dilahap si jago merah. Saat kejadian, Noris menyebutkan, dilokasi pabrik pengolahan kopra tersebut ada salah satu karyawan yang tengah menjemur kopra.
“Saat kejadian memang ada salah satu karyawan, namun posisinya sedang di luar menjemur kopra kelapa,” ujar Noris menambahkan.
Sementara Komandan Pemadam Kebakaran ( Damkar ) Pos XI Sektor Surade, Widi Sukardi Gopar menuturkan, akibat kejadian tersebut, meskipun tidak menelan korban jiwa namun kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta.
“Pemadaman dilakukan Unit Damkar Surade, dibantu oleh Pemdes, Polsek, Koramil, P2BK, Tagana, Satpol PP dan relawan warga,” singkat Widi.
Atas kejadian tersebut Camat Tegalbuleud Encep Iskandar pun menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, dan senantiasa melakukan hal hal bersifat preventif untuk menghindari kejadian yang tak diharapkan.
“Meskipun sekarang masuk musim penghujan, namun ancaman kebakaran jangan diabaikan. Kita harus selalu waspada,” pesan Camat.
Selain itu, Encep atas nama masyarakat Kecamatan Tegalbuleud sangat berharap adanya pos Damkar di wilayah Tegalbuleud. Setiap ada musibah kebakaran di wilayah Tegalbuleud, kondisi bangunan yang terbakar selalu rata dengan tanah, tidak terselamatkan.
“Karena ini terkendala jauhnya jarak tempuh posko Damkar yang ada di Kecamatan Surade dengan wilayah Tegalbuleud. Bayangkan jaraknya sekitar 40 kilo meter. Jika bisa kami minta kepada Pemerintah Daerah ada Pos Damkar di wilayah Tegalbuleud,” tandasnya.






