Pasca Diterjang Bencana, Jembatan Gantung Sindangrasa Surade Minta Diperbaiki

FOTO: Inilah kondisi Jembatan Sindangrasa Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, sebelum dan sesudah diterjang bencana banjir pada pekan lalu.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Bencana alam yang menerjang wilayah Kabupaten Sukabumi pada 3 – 4 Desember 2024, menyisakan duka dan kehancuran. Data BPBD terupdate, ada 205 desa dari 39 kecamatan terdampak.

Kerusakan memporak porandakan berbagai fasilitas umum, infastruktur, sawah dan rumah warga terjadi dimana mana. Tercatat 10 jiwa tewas dan dua hilang.

Di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, ada dua jembatan yang porak poranda diterjang banjir. Pertama jembatan gantung yang terletak di Kampung Sindangrasa, kedua jembatan yang berada di lokasi wisata Leuwi Bunder.

Baca juga:  Kebakaran Kembali Terjadi di Desa Sirnasari Surade, Dua Rumah Hangus

“Ya di desa Buniwangi ada dua jembatan yang rusak akibat banjir kemarin. Kini warga disana yang biasa menggunakan jembatan tersebut merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas pertanian, pendidikan dan perekonomian,” kata Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, kepada Lingkar Pena, Sabtu (21/20).

Kepala Desa Buniwangi Kecamatan Surade, Dadan Hermawan saat berada di lokasi jembatan Sindangrasa.| Istimewa

Diungkapkan Dadan, dua jembatan yang rusak itu ada di lokasi objek wisata Leuwibunder, dan jembatan gantung yang ada di Kampung Sindangrasa. Jembatan Leuwi Bunder merupakan akses masuk pengunjung ke objek wisata tersebut dari desa tetangga. Sementara jembatan gantung yang di Kampung Sindangrasa merupakan akses penghubung dua desa, Buniwangi dengan Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade.

Baca juga:  Rumah Singgah di Cidahu Sukabumi Dipasangi Garis Polisi?

“Rusaknya jembatan gantung itu kini aktivitas warga terganggu, termasuk aktivitas anak sekolah. Kini para pelajar untuk pulang dan pergi ke sekolah harus menggunakan sampan dan berbayar,” terang Dadan.

Lanjut kata Dadan lagi, jembatan gantung tersebut dibangun pada tahun 2022 dan merupakan sumbangan dari PT. Telkom Indonesia. Sejak bencana banjir dua pekan lalu jembatan tersebut hanyut tergerus luapan air Sungai Cipamarangan.

Baca juga:  Rumah Hansip di Sukabumi Tertimpa Longsor

“Kepada PT. Telkom Indonesia kami atas nama warga Desa Buniwangi berharap dapat membangun kembali jembatan tersebut. Adanya jembatan disana sangat membantu sekali, terutama bagi anak anak sekolah,” pungkas Dadan

Pos terkait