Viral..Bupati Ditawari ‘Pete’ Seorang Ibu Pedagang di Acara Bersih-bersih Pantai Palangpang

Buapati Sukabumi saat ditawari Pete oleh salah satu pedagang di acara bersih bersih Pantai Palangpang Ciemas.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Ada pemandangan menarik saat Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamammi, tengah berbincang dengan unsur forkopimda di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi , pada kegiatan bersih bersih pantai, Acara Ciletuh Geopark Festival (CGF) Minggu, (22/12/2024).

Bupati yang sedang serius membicarakan seputar kondisi Pantai Palangpang yang dipenuhi sampah, tiba tiba seorang ibu pedang petai menghampiri kerumunan pejabat Pemda itu sambil menawarkan dagangannya.

Ibu pedang petai itu seperti tahu benar bahwa yang ditawari dagangannya itu adalah orang penting, seraya menyodorkan petai dagangannya ke Bupati seraya berkata.

“Bade pa peuteuyna, Mirah ieu mah,” ujarnya. H. Marwan Hamammi sontak melirik dan tersenyum, “wah, saya mah tara Kanu kitu,” ujar Bupati.

Melihat kondisi itu seseorang lantas menghampiri ibu muda itu dan lalu membawanya menjauhi kerumunan. Orang tersebut lantas merogoh saku dan membayar semua dagangannya. Perempuan pedagang itu pun tersenyum lantas beranjak pergi ke luar lokasi kegiatan.

Baca juga:  Rembuk Stunting Secara Hybrid, Bupati Marwan: Momentum Turunkan Stunting Terintegritas

Informasi terhimpun, wanita pedagang petai itu adalah Lina (40) tahun, warga Kampung Sinarjaya RT 04/07, Kedusunan Mekarsari 1, Desa Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

“Dia warga Desa Ciemas, tapi namanya saya kurang tahu benar, dia memang suka berjualan, dan sering menawarkan dagangannya ke rumah saya. Semangat nya jualannya bagus, tapi menurut informasi ia memiliki keterbatasan mental,” kata H. Eden, seorang warga Desa Ciwaru pemilik beberapa home stay di sekitar Pantai Palangpang.

Baca juga:  Bupati Resmikan Kantor Desa, KadeS Karangpapak: 33 Tahun Jadi Penantian Panjang

Cerita H. Eden, Lina kerap terlihat di wilayah Pantai Palangpang sambil berdagang hasil bumi. Hanya saja ia memiliki riwayat keterbatasan mental. Meskipun demikian semangatnya dalam berusaha luar biasa. Selain itu kata Eden ada bakat terpendam dimiliki Lima, ia pandai bernyanyi dan suaranya merdu.

“Menurut kabar ia memiliki riwayat keterbatasan mental. Tapi itu tak selamanya, ada kalanya kambuh dan terkadang sembuh. Saat sembuh ngobrolnya nyambung dan terarah, tapi ketika kambuh suka ngelantur dan tidak sadar arah pulang. Mungkin sekarang posisi normal,” tandas H. Eden.

Baca juga:  UMKM Kakak Batik Kota Sukabumi Sabet Juara Favorit di Ajang Cifest Pemprov Jabar 2023

Sekretaris Desa Ciemas, Anwaryani mengungkapkan, perempuan pedagang petai itu diakui Sekdes adalah warganya. Kegiatan sehari harinya memang pedagang.

“Iya itu warga kami. Sehari hari ia berjualan hasil bumi, petai, pisang, dan lainnya. Semangatnya bagus. Sayang ia memiliki riwayat keterbelakangan mental,” ujar Anwaryani.

Ungkap Anwaryani, Lina yang hingga kini masih hidup sendiri beberapa waktu lalu sempat mendapat penanganan medis.  Alhamdulilah ada perkembangan membaik dan sekarang ya sudah 90 persen lah..,” pungkas Anwaryani

Pos terkait